Subang, Jalancagak.com Pentagon Amerika Serikat mengumumkan akan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap penempatan pasukan militernya di Eropa selama enam bulan ke depan.

Kebijakan ini menjadi bagian dari evaluasi besar terhadap strategi pertahanan Washington di kawasan Atlantik Utara di tengah tuntutan peningkatan tanggung jawab negara-negara Eropa dalam NATO.

Peninjauan tersebut disampaikan oleh pejabat pertahanan AS dalam pertemuan dengan para menteri pertahanan negara-negara anggota NATO di Brussel. Al-Jazeera melaporkan, Jumat (19/6).

Washington menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan distribusi beban pertahanan yang lebih seimbang antara Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa.

Dalam pernyataannya, Pentagon menekankan bahwa Amerika Serikat ingin agar sekutu Eropa meningkatkan kontribusi pertahanan mereka, termasuk dalam hal anggaran militer dan kesiapan operasional.

Washington juga menyoroti perlunya negara-negara NATO mengurangi ketergantungan pada kekuatan militer AS dalam menghadapi ancaman keamanan regional.

Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan politik di Washington untuk merasionalisasi kehadiran militer AS di luar negeri. Langkah tersebut juga dikaitkan dengan upaya strategis Amerika untuk mengalihkan fokus pertahanan ke kawasan Indo-Pasifik yang dinilai semakin penting secara geopolitik.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyatakan bahwa penyesuaian kehadiran pasukan AS merupakan bagian dari dinamika internal aliansi, namun ia menekankan pentingnya koordinasi agar tidak menimbulkan celah keamanan di kawasan Eropa.

Beberapa negara anggota NATO disebut telah mulai meningkatkan anggaran pertahanan mereka sebagai respons terhadap kebijakan tersebut.

Peninjauan ini dapat menjadi titik penting dalam hubungan AS–NATO. Di satu sisi, langkah tersebut dipandang sebagai upaya berbagi beban yang lebih adil, namun di sisi lain berpotensi memicu kekhawatiran di Eropa terkait kesiapan pertahanan kolektif jika terjadi eskalasi konflik di kawasan.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/pentagon-tinjau-ulang-kehadiran-pasukan-as-di-eropa-selama-6-bulan/