Subang, Jalancagak.com

Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak jajaran Dinas Sosial di seluruh Indonesia menyukseskan Gerakan Nasional Peduli Tetangga dengan memperbanyak Agen Perlinsos. Melalui gerakan tersebut, Agen Perlinsos membantu warga di lingkungan terdekat melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data sebagai acuan penyaluran bansos.

" kata Gus Ipul dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

digitalisasi bansos melalui Perlinsos menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. Penerapannya dilakukan secara bertahap dan terukur dengan target implementasi secara nasional pada 2027.

pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) masih menjadi tantangan. Dalam dua tahun terakhir, baru sekitar 33 persen data yang berhasil dimutakhirkan.

Perlinsos diperluas untuk mempercepat pemutakhiran dan meningkatkan ketepatan data. Sistem tersebut menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan terhubung dengan berbagai data pemerintah.

terhubung dengan semua data yang ada, (sehingga) mampu merekam lebih tajam, lebih presisi data-data yang dibutuhkan dan kita jadikan pedoman untuk melakukan penyaluran bansos," katanya.

Gus Ipul meminta Dinas Sosial, pemerintah desa, RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, komunitas, pemuda, perempuan, dan pendamping program pemerintah untuk menyosialisasikan Program Perlinsos melalui Gerakan Sosial Peduli Tetangga.

khususnya masyarakat miskin, miskin ekstrem, rentan, dan berkebutuhan khusus.

Gus Ipul menegaskan Agen Perlinsos hanya membantu proses pendaftaran dan tidak berwenang menentukan kelayakan penerima bansos. Penentuan dilakukan oleh sistem berdasarkan data dan kriteria yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan agen untuk bekerja secara sukarela tanpa meminta bayaran atau memanipulasi data.

tidak dibayar, tidak boleh memungut upah, tidak boleh memanipulasi data," tegasnya.

Koordinator Harian Gugus Tugas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Rahmat Danu Andika mengatakan proses menjadi Agen Perlinsos maupun pendaftaran bansos dirancang sederhana.

sementara masyarakat yang ingin mengajukan bansos dapat dibantu mendaftar menggunakan NIK dan autentikasi biometrik wajah. Selanjutnya hanya memasukkan ID Pelanggan PLN atau meteran listrik tempat pendaftar tinggal.

rata-rata selama 6 bulan terakhir. Apakah ID pelanggannya harus atas nama orang pendaftar? Jawabannya adalah tidak. Yang penting, ID pelanggannya harus dinyatakan sebagai tempat yang bersangkutan saat ini tinggal sehari-hari," jelas Andika.

Agen Perlinsos diharapkan semakin banyak jumlahnya sehingga akses pendaftaran bansos semakin dekat dengan masyarakat.

sehingga kalau suatu saat saya butuh bantuan, tetangga (terdekat) saya bisa menolong saya daftar," ujarnya.

hingga saat ini, sekitar 204 ribu Agen Perlinsos telah tersebar di seluruh Indonesia. Sementara jumlah keluarga yang telah mendaftar mencapai sekitar 4,7 juta keluarga.

sekitar 4,6 juta keluarga mendaftar Program Sembako atau BPNT dan sekitar 2,2 juta di antaranya berpotensi layak berdasarkan hasil seleksi sistem. Untuk PKH, sekitar 4,3 juta keluarga mendaftar dan sekitar 1,1 juta keluarga berpotensi memenuhi kriteria.

untuk menjadi Agen Perlinsos, masyarakat cukup memiliki KTP dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), kemudian mengakses Portal Perlinsos Digital Agen di agent-perlinsos.kemensos.go.id dan memilih menu 'Daftar Menjadi Agen'.

calon agen melengkapi data diri, melakukan verifikasi wajah, dan menyetujui Pernyataan Komitmen Agen. Setelah seluruh tahapan selesai, calon agen resmi terdaftar sebagai Agen Perlinsos.

hadir dalam pertemuan tersebut Tenaga Ahli Mensos (TAM) Andy Kurniawan dan Agustinus Budi, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) Joko Widiarto, Direktur PSNK Faisal, Direktur Jaminan Sosial Mardi Brilian Saleh, dan Koordinator Komunikasi KPTDP Lady Diandra.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8673085/pemutakhiran-data-bansos-mensos-ajak-dinsos-perbanyak-agen-perlinsos