Pasar Minyak Dunia Sambut Positif Kesepakatan Damai AS-Iran
Jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi distribusi energi global itu dipastikan akan kembali beroperasi normal tanpa pungutan biaya transit, sebagaimana disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Trump mengatakan pembukaan Selat Hormuz merupakan bagian dari langkah membangun kepercayaan setelah tercapainya kesepakatan damai antara Washington dan Teheran.
Menurutnya, jalur pelayaran tersebut akan terbuka bagi seluruh kapal dagang internasional sehingga arus perdagangan energi dapat kembali berjalan lancar. Al-Jazeera melaporkan, Senin (15/6).
Selama konflik berlangsung, kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran di kawasan Teluk Persia sempat memicu gejolak harga minyak dan meningkatkan ketidakpastian di pasar energi internasional.
Sebelumnya, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menyebabkan gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan tersebut.
Situasi itu menimbulkan kekhawatiran negara-negara importir energi, termasuk di Asia dan Eropa, yang sangat bergantung pada pasokan minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah.
Kesepakatan gencatan senjata yang dicapai kedua negara juga membuka peluang bagi dimulainya kembali pembicaraan mengenai berbagai isu yang selama ini menjadi sumber ketegangan, termasuk keamanan regional dan program nuklir Iran.
Sejumlah negara mediator dilaporkan turut berperan dalam mendorong tercapainya kesepakatan tersebut.
Pembukaan kembali Selat Hormuz dapat membantu menstabilkan harga energi global dan mengurangi tekanan inflasi yang dipicu tingginya biaya energi.
Meski demikian, mereka mengingatkan bahwa keberlanjutan dampak positif tersebut akan sangat bergantung pada konsistensi semua pihak dalam menjaga kesepakatan damai dan mencegah munculnya eskalasi baru di kawasan Timur Tengah.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/pasar-minyak-dunia-sambut-positif-kesepakatan-damai-as-iran/