Subang, Jalancagak.com

Jakarta Utara. Pansus menyebutkan gunungan sampah ini sudah menjadi keluhan masyarakat.

Jakarta Utara, ya. Di sana sudah ada penumpukan sampah liar sebesar kurang lebih 60 ribu ton sampah dan tingginya sudah 15 meter ke atas. Ini sudah menjadi keluhan masyarakat di sekitar Jakarta Utara ini, dan tidak boleh terjadi berulang-ulang," kata Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan dalam rapat koordinasi bersama Pemkot Jakarta Utara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kepolisian, dan TNI di Ruang Komisi D DPRD DKI Jakarta, Selasa (1/9/2026).

terdapat masyarakat yang selama ini mengandalkan keberadaan lokasi tersebut untuk mencari penghasilan.

Dia menuturkan ada sekitar 250 pemulung serta koperasi yang beraktivitas di kawasan tersebut.

kurang lebih 250 pemulung," tuturnya.

Pansus menegaskan tidak boleh ada lagi sampah baru yang dibuang ke kawasan tersebut. Judistira secara khusus meminta pengiriman sampah dari sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) dihentikan agar tumpukan sampah di Nagrak tidak semakin parah.

pertama, tidak boleh lagi ada pengiriman sampah khususnya dari Horeka ke situ, ya, dihentikan," tegasnya.

penghentian kiriman sampah baru tidak serta-merta menyelesaikan persoalan. Pansus, katanya, masih harus mencari skema pengelolaan terhadap sekitar 60 ribu ton sampah yang telanjur menumpuk.

Judistira menyebutkan sampah yang telah berada di lokasi dapat tetap dikelola masyarakat yang selama ini beraktivitas di sana.

silakan untuk ini dikelola sementara oleh saudara-saudara kita yang ada di sana sambil kami pikirkan lebih lanjut bagaimana contoh misalnya sampah organik yang bisa dikelola ke depan di wilayah tersebut dan di berbagai wilayah liar yang ada di TPS liar yang ada di DKI Jakarta," jelasnya.

persoalan di Cilincing juga menunjukkan masih terbatasnya fasilitas pengolahan sampah di Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI memiliki RDF Rorotan dan 31 TPS 3R yang menurutnya belum maksimal berfungsi.

betul, yang saat ini sedang ditingkatkan kapasitas penerimaan sampahnya di sana atau dikelola sampahnya di sana. Kemudian kedua, pemerintah baru memiliki TPS 3R yang belum maksimal berfungsi sebanyak 31 TPS 3R," ujarnya.

Pansus mendorong DLH membuka peluang kerja sama dengan pengelola swasta di sekitar Jakarta yang memenuhi persyaratan untuk mengolah sampah.

selama dia memenuhi persyaratan untuk mengolah sampah," ucapnya.

masyarakat harus mengetahui ke mana sampah yang mereka hasilkan dibawa dan siapa pihak yang bertanggung jawab mengelolanya.

dikelola oleh siapa, semua warga Jakarta harus tahu itu, gitu, sehingga ini bisa dikendalikan, dikonsolidasi semua sampah-sampah yang ada di DKI Jakarta ini," imbuhnya.

Simak juga Video 'Ancaman Pramono untuk Perusahaan Penimbun Sampah Ilegal di Jaktim':

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8643517/pansus-dprd-cari-solusi-gunungan-sampah-60-ribu-ton-di-tps-liar-cilincing