Panas! Militer AS Bakal Kembali Blokade Pelabuhan Iran
Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Angkatan Laut AS mengumumkan akan kembali melakukan blokade pada pelabuhan-pelabuhan Iran.
atau 15 Juli waktu Indonesia pukul 03.00 WIB. Keputusan itu juga telah direstui oleh Presiden AS Donald Trump.
" bunyi pernyataan JMIC dilansir Al Jazeera, Selasa (14/7/2026).
semua kapal netral diperingatkan dan diberi waktu hingga dimulainya penegakan aturan untuk meninggalkan wilayah yang diblokade tersebut," sambung JMIC.
termasuk pelabuhan dan terminal minyak. JMIC menyatakan bahwa langkah ini tidak akan menghambat pelayaran kapal netral yang melintasi Selat Hormuz menuju atau dari tujuan non-Iran, dan pengiriman bantuan kemanusiaan akan diizinkan setelah melalui pemeriksaan.
dan akan dikenai tindakan pemeriksaan di atas kapal. Tindakan penegakan aturan mencakup pelumpuhan dan serangan yang bersifat menghancurkan terhadap kapal-kapal yang tidak segera mematuhi perintah dari pasukan pelaksana blokade atau pemeriksaan," tambah pernyataan tersebut.
AS dan Iran sejak pekan lalu kembali berbalas serangan usai sebelumnya sepakat melakukan gencatan senjata. Donald Trump pun telah mengatakan negaranya akan mematok bayaran bagi kapal yang ingin melintas di Selat Hormuz.
" kata Trump dilansir AFP, Senin (13/7).
Trump mengatakan penjagaan militer AS di Selat Hormuz kali ini tidak akan cuma-cuma. Dia ingin mendapatkan bayaran dari negara-negara yang melintasi jalur tersebut.
tetapi kami hanya ingin mendapatkan penggantian biaya atas semua ini, atas risiko bahaya yang dihadapi orang-orang kami," ujar Trump.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8572851/panas-militer-as-bakal-kembali-blokade-pelabuhan-iran