Subang, Jalancagak.com

JAKARTA — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf (AMY) mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bermuara pada kesejahteraan rakyat pada pidatonya di upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, Senin, (17/08/2026) di Parkir Timur Gedung DPTP PKS Jakarta.

AMY bersyukur dan mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo yang membuat perekonomian Indonesia terus bergerak dan bertumbuh di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 sebesar 5,61 persen dan pada semester pertama tumbuh 5,45 persen, tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

"Kita bersyukur pertumbuhan ekonomi kita terus mengalami kenaikan. Namun, tujuan akhirnya bukanlah pertumbuhan semata, melainkan peningkatan kesejahteraan rakyat," ujar AMY.

Ia menegaskan, setiap investasi yang masuk harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan kualitas hidup.

“Pertumbuhan tinggi jika tidak bisa dinikmati rakyat maka tidaklah bermanfaat. Setiap rupiah investasi harus menciptakan lapangan pekerjaan dan perbaikan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

PKS, lanjut AMY, mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen sekaligus mendorong penguatan kemandirian ekonomi nasional sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945.

"PKS sudah menyiapkan usulan untuk meningkatkan kemandirian pendanaan nasional melalui pengarusutamaan sumber daya dalam negeri berbasis Ekonomi Syariah, antara lain optimalisasi wakaf dan pengembangan industri halal," ungkapnya.

AMY menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi syariah dan menjadikannya salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Indonesia merupakan negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia, mencapai 251 juta jiwa atau 87,15 persen populasi. Selain itu, Presiden Prabowo telah membangun hubungan diplomatik yang baik dengan berbagai negara Islam seperti Turki, UEA, Mesir, Yordania, dan Qatar. 

"Hal tersebut menjadi modal strategis yang dapat menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia," papar AMY.

Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/pada-upacara-hut-ke-81-ri-presiden-pks-amy-pertumbuhan-ekonomi-harus-bermuara-pada-kesejahteraan-rakyat