Subang, Jalancagak.com

Jakarta,  - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid belum terlihat menghadiri agenda publik di DPR selama dua hari berturut-turut, ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) Summarecon di Kabupaten Bogor.

Pada Kamis (17/9/2026), penyidik KPK bahkan menggeledah sejumlah ruangan di kantor Kementerian ATR/BPN. Salah satu ruangan yang diperiksa adalah ruang Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Lampri.

Penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti tambahan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 14 September 2026.

Situasi tersebut berlangsung setelah KPK mengumumkan delapan tersangka dalam perkara suap HGB Summarecon. Kasus ini menyeret sejumlah pejabat ATR/BPN, pihak Summarecon, serta pihak swasta.

Di tengah proses hukum tersebut, keberadaan Nusron Wahid menjadi perhatian setelah ia tidak hadir dalam dua agenda di DPR pada Selasa (15/9) dan Rabu (16/9).

Pada Selasa, Nusron tidak menghadiri rapat Komisi II DPR yang membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Sehari berikutnya, Nusron kembali tidak terlihat dalam rapat yang membahas penetapan dan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) 2027.

Dalam kedua agenda tersebut, Nusron diwakili oleh Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan.

Ketidakhadiran Nusron kemudian memunculkan pertanyaan mengenai keberadaannya di tengah proses hukum yang sedang berlangsung di kementeriannya.

Ossy mengatakan ketidakhadiran Nusron berkaitan dengan agenda yang telah terjadwal sebelumnya. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci agenda yang dimaksud.

Ossy juga mengaku tidak mengetahui apakah Nusron saat itu berada di Jakarta atau sedang berada di daerah lain.

Ia sekaligus membantah kabar mengenai kondisi kesehatan Nusron Wahid.

"Setiap hari kami terus berkomunikasi karena kan kementeriannya masih dipimpin oleh beliau," kata Ossy kepada wartawan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi antara Nusron dan jajaran kementeriannya tetap berlangsung meski sang menteri tidak menghadiri dua agenda DPR secara langsung.

Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/467691-nusron-wahid-tak-terlihat-di-dpr-saat-kpk-geledah-atrbpn-ke-mana-sang-menteri-pergi