Subang, Jalancagak.com

Haaretz, yang menyebut ia menerima peringatan dari Uni Emirat Arab (UEA) sebelum serangan teror Hamas pada 7 Oktober 2023.

" kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

dalam laporan yang didasarkan pada kutipan buku karya dua jurnalis surat kabar tersebut, menyebut Presiden UEA Mohammad bin Zayed berbicara dengan Netanyahu 10 hari sebelum serangan. Dalam percakapan itu, bin Zayed mengatakan Hamas dan pemimpinnya saat itu, Yahya Sinwar, sedang merencanakan operasi besar yang menarget Israel.

tetapi menyatakan: "bila diperlukan, semua informasi intelijen yang relevan telah dan terus dikomunikasikan antara entitas-entitas terkait." UEA menormalisasi hubungan dengan Israel pada 2021 sebagai bagian dari Abraham Accords.

bin Zayed memberitahu Netanyahu bahwa operasi Hamas bisa mengganggu kawasan Timur Tengah dan melemahkan Abraham Accords. Sebelum 7 Oktober, ada tanda-tanda bahwa Arab Saudi dan Israel bisa segera memformalkan hubungan.

Netanyahu merespons peringatan Presiden UEA itu dengan "ketenangan yang relatif." Netanyahu mengatakan Israel sudah siap menghadapi segala skenario dan bahwa serangan lebih mungkin datang dari Tepi Barat.

dengan TOI mengutip sumber Emirat yang menyebut bin Zayed memang memperingatkan Netanyahu tentang serangan Hamas.

Yedioth Ahronoth, melaporkan tahun lalu bahwa pejabat intelijen Mesir telah memperingatkan Israel bahwa "sesuatu yang besar akan terjadi" tak lama sebelum pembantaian 7 Oktober.

dengan kelompok itu juga menyandera 251 orang lainnya ke Gaza. Itu adalah hari paling mematikan bagi warga Yahudi sejak Holocaust.

Laporan terbaru bahwa Netanyahu menerima pemberitahuan awal tentang operasi besar Hamas muncul menjelang pemilu Israel bulan depan.

yang partai Yashar-nya yang berhaluan tengah kerap unggul atas Likud pimpinan Netanyahu dalam berbagai jajak pendapat, mengatakan: "Semakin banyak tanda yang menunjukkan bahwa Netanyahu secara membabi buta membawa Israel menuju bencana 7 Oktober."

sebuah gagasan yang ditolak Netanyahu.

penentang Netanyahu lainnya yang maju dalam pemilu dan sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri, mengatakan: "Netanyahu menanggung tanggung jawab pribadi dan langsung atas kegagalan yang menyebabkan kematian ribuan warga Israel di masa jabatannya."

ketua partai Demokrat berhaluan tengah-kiri, mengunggah pesan di X kepada Netanyahu: "Anda tahu, Anda mengabaikannya, Anda gagal, Anda yang harus disalahkan."

tetapi juga bagi warga Palestina di Gaza, yang saat itu berada di bawah kendali Hamas.

militer Israel memulai perang yang menarget Hamas di Gaza. Serangan itu menewaskan lebih dari 73.650 warga Palestina di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas. Komisi Penyelidikan PBB tahun lalu menemukan bahwa Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

Artikel ini pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris

Simak juga Video 'Netanyahu Klaim Kuasai 60% Wilayah Gaza: Kami Terus Bergerak Maju':

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/dw/d-8655375/netanyahu-bantah-abaikan-peringatan-uea-sebelum-serangan-hamas-7-oktober