Muncul Wacana Capres Minimal Didukung 2 Fraksi, PDIP Tak Masalah
yakni pasangan calon presiden nantinya minimal didukung oleh dua fraksi di DPR. PDIP mengaku tak masalah terkait wacana dukungan dari dua fraksi tersebut.
terlalu pagi untuk direspons," ujar Deddy kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).
Deddy mengatakan partainya tak masalah lantaran Indonesia menganut sistem presidensial. Ia menyebut calon presiden tanpa dukungan partai di parlemen akan kesulitan menjalankan pemerintahan.
Deddy juga menyinggung amanat undang-undang terkait peserta pemilu adalah partai politik. Ia mengatakan usulan tersebut akan meminimalisir banyaknya calon presiden yang berpotensi membuka ruang konflik selama proses kampanye.
serta berpotensi membuka ruang konflik dalam proses kampanye," kata dia.
Anggota Komisi II DPR RI ini meminta publik untuk menunggu. Ia menyebut pihaknya masih menanti naskah akademik hingga draf revisi dari UU Pemilu.
Surya Paloh mengaku mendengar adanya masukan terkait presidential threshold. Paloh menyebut masukan yang dia dengar terkait model presidential threshold, yakni pasangan calon presiden nantinya minimal didukung oleh dua fraksi di DPR.
bahwasanya pergantiannya model daripada dukungan pada presiden itu adalah berdasarkan dukungan sedikit-dikitnya dua fraksi," kata Paloh kepada wartawan di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2026).
dia mengaku tidak masalah dengan masukan tersebut.
sama saja sebenarnya. Dua fraksi kalau parliamentary threshold-nya tinggi kan, suaranya tinggi juga kan ya," ungkap Paloh.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8671128/muncul-wacana-capres-minimal-didukung-2-fraksi-pdip-tak-masalah