Subang, Jalancagak.com

Jakarta, 9 Juni 2026 — Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Memperkuat Fundamental Ekonomi Nasional untuk Mewujudkan Indonesia yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PKS dalam memberikan kontribusi pemikiran strategis terhadap berbagai isu kebijakan publik dan perkembangan ekonomi nasional.

FGD yang berlangsung di Aula Utama Kantor DPTP PKS, Jakarta, Selasa (9/6), diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari unsur pimpinan dan pengurus PKS, meliputi Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Syariah Pusat (DSP), Dewan Pakar PKS, Dewan Penasihat PKS, serta Fraksi PKS DPR RI.

Ketua MPP PKS, , dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami secara komprehensif dinamika perekonomian nasional yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan terhadap nilai tukar rupiah hingga pelemahan pasar modal yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional.

Menurut Mulyanto, tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia harus disikapi dengan optimisme serta semangat gotong royong untuk memperkuat ketahanan ekonomi bangsa.

“Tantangan yang sedang kita hadapi saat ini harus disikapi dengan optimisme dan semangat gotong royong untuk memperkuat ketahanan ekonomi bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu mendukung berbagai langkah perbaikan dan penguatan ekonomi yang dilakukan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu keluar dari berbagai tekanan ekonomi global dan menjaga keberlanjutan pertumbuhan nasional,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, peserta memberikan perhatian pada dua isu utama. Pertama, dampak depresiasi nilai tukar rupiah terhadap berbagai aspek fundamental ekonomi nasional. Kedua, langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk memperkuat daya tahan ekonomi agar pertumbuhan tetap terjaga sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi nasional dalam menghadapi potensi krisis di masa mendatang.

Mulyanto menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi, baik dari sisi sumber daya alam, potensi pasar domestik, maupun dukungan masyarakat terhadap agenda pembangunan nasional. Karena itu, menurutnya, pengelolaan sumber daya fiskal yang semakin efektif, efisien, dan prudent menjadi faktor yang sangat penting.

“Kita harus terus membangun optimisme bahwa penguatan demokrasi ekonomi melalui peran strategis negara yang didukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) akan mampu memperkuat fundamental ekonomi nasional untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global,” kata Mulyanto.

Melalui forum ini, MPP PKS berharap lahir berbagai gagasan, masukan, dan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional. Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global.

Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/mpp-pks-gelar-fgd-penguatan-fundamental-ekonomi-nasional-untuk-wujudkan-indonesia-tangguh-dan-berdaya-saing-global