Militer Israel Hadang Konvoi Bantuan Vatikan untuk Korban Konflik di Lebanon
Seorang anggota konvoi kepada media internasional mengatakan pasukan Israel mencegat rombongan bantuan saat dalam perjalanan menuju daerah terdampak perang.
Akibat tindakan tersebut, distribusi bantuan bagi warga sipil yang membutuhkan mengalami keterlambatan. Konvoi itu membawa berbagai kebutuhan pokok, termasuk bahan makanan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat bagi para pengungsi. Al-Mayadeen melaporkan, Sabtu (13/6).
Insiden tersebut memicu keprihatinan berbagai kalangan kemanusiaan dan lembaga keagamaan internasional. Vatikan selama beberapa bulan terakhir aktif menyalurkan bantuan bagi korban konflik di Lebanon yang terus menghadapi serangan militer, kerusakan infrastruktur, dan gelombang pengungsian besar-besaran.
Menurut berbagai laporan kemanusiaan, hampir satu juta warga Lebanon masih hidup dalam kondisi mengungsi sejak eskalasi konflik meningkat awal tahun ini.
Serangan yang terus berlangsung telah menyebabkan ribuan korban jiwa serta memperburuk akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pangan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Di tengah situasi tersebut, mayoritas anggota Dewan Keamanan PBB sebelumnya menyampaikan kecaman terhadap peningkatan operasi militer Israel di Lebanon.
Sejumlah negara menilai tindakan militer yang berkelanjutan berisiko memperdalam krisis kemanusiaan dan menghambat berbagai upaya penyaluran bantuan kepada warga sipil.
Penghadangan konvoi bantuan Vatikan menunjukkan semakin sulitnya akses organisasi kemanusiaan ke wilayah terdampak konflik.
Mereka mendesak semua pihak menghormati hukum humaniter internasional, menjamin keselamatan pekerja kemanusiaan, serta membuka jalur distribusi bantuan agar kebutuhan mendesak warga sipil Lebanon dapat segera terpenuhi.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/militer-israel-hadang-konvoi-bantuan-vatikan-untuk-korban-konflik-di-lebanon/