Subang, Jalancagak.com Dua menteri Israel, yakni Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, mendesak pemerintah Israel untuk melanjutkan serangan militer ke Lebanon, termasuk ke ibu kota Beirut.

Seruan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok Hezbollah yang berbasis di Lebanon. Qudspress melaporkan, Ahad (14/6).

Smotrich menyatakan bahwa Israel tidak boleh membiarkan serangan terhadap wilayahnya berlalu tanpa respons yang tegas.

Ia menyerukan operasi militer yang lebih luas terhadap sasaran-sasaran yang dianggap terkait dengan Hizbullah. Senada dengan itu, Ben-Gvir meminta pemerintah mengambil langkah yang lebih keras guna mengembalikan efek gentar terhadap kelompok-kelompok yang dianggap mengancam keamanan Israel.

Seruan kedua menteri itu muncul setelah militer Israel melaporkan adanya peluncuran roket dari Lebanon ke wilayah utara Israel.

Meski sebagian proyektil berhasil dicegat sistem pertahanan udara, insiden tersebut kembali memicu perdebatan di kalangan pejabat Israel mengenai strategi menghadapi Hizbullah yang selama ini menjadi salah satu musuh utama Tel Aviv di perbatasan utara.

Hingga saat ini, pemerintah Lebanon belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan kedua menteri Israel tersebut.

Namun, Beirut berulang kali menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan wilayah Lebanon dan mengecam serangan-serangan Israel yang sebelumnya telah menyasar sejumlah lokasi di Lebanon selatan maupun pinggiran Beirut.

Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon meningkat sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023. Hezbollah secara rutin melancarkan serangan terhadap posisi militer Israel sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina di Gaza, sementara Israel membalas dengan serangan udara dan artileri ke berbagai wilayah di Lebanon.

Konflik tersebut telah menyebabkan ribuan korban dan memaksa banyak warga mengungsi di kedua sisi perbatasan.

Seruan Smotrich dan Ben-Gvir berpotensi memperburuk situasi keamanan kawasan apabila diwujudkan dalam bentuk operasi militer besar-besaran.

Di tengah berbagai upaya diplomatik untuk mencegah meluasnya konflik, eskalasi baru antara Israel dan Hizbullah dikhawatirkan dapat menyeret Lebanon ke dalam perang yang lebih luas dan semakin mengganggu stabilitas regional.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/menteri-israel-desak-serangan-ke-lebanon-dilanjutkan/