Meminta Bantuan dengan Jelas, Bukan Menunggu Orang Menebak
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
Saat pekerjaan terasa berat, kita bisa berharap orang lain segera menyadarinya. Namun, kebutuhan yang belum diucapkan sulit dipahami. Meminta bantuan secara jelas memberi orang lain kesempatan mengetahui apa yang benar-benar kita perlukan.
Dalam panduan Cornell University bertanggal 24 April 2020, Vanessa Bohns menyarankan permintaan langsung dan spesifik. Alih-alih sekadar menyampaikan kesibukan, jelaskan bantuan yang dibutuhkan. Panduan itu ditulis dalam konteks perubahan kerja saat pandemi, bukan penelitian baru hari ini.
Bohns juga mengingatkan bahwa kekhawatiran akan dinilai buruk dapat menghambat permintaan bantuan. Orang lain tidak selalu menilai peminta bantuan sekeras yang dibayangkan. Ini bukan berarti setiap permintaan pasti disetujui.
Untuk mencoba gagasan itu, sebutkan tugas, bagian yang menghambat, dan bantuan konkret. Misalnya, mintalah rekan memeriksa satu bagian laporan, bukan mengambil alih semuanya. Contoh ini adalah penerapan sehari-hari; sesuaikan dengan waktu dan tanggung jawab masing-masing.
Berikan ruang untuk jawaban tidak atau alternatif lain. Bila bantuan tersedia, sepakati batasnya dan sampaikan terima kasih. Meminta bantuan membuka percakapan tentang apa yang bisa dikerjakan bersama.
Kontributor : Abu Haninas dan Tim Redaksi