Pustaka pembelajaran · Materi Pratama

Materi Pratama

Pelajari pokok materi terlebih dahulu, kemudian baca atau unduh dokumen lengkap sesuai kelompok pembahasan.

52 PDF · 8 kelompok materi · 1 file matriks Excel

Ringkasan materi

Materi Pratama mencakup penguatan hubungan dengan Al-Qur’an, pemahaman hadis dan adab, aqidah serta pembinaan akhlak. Pembahasan dilanjutkan dengan manhaj dakwah, fiqih ibadah, wawasan keumatan, peran sosial, serta respons terhadap isu kontemporer dan ketatanegaraan.

Buka setiap kelompok untuk membaca garis besar pembahasannya. Ringkasan disusun dari isi PDF; pembahasan mengikuti sudut pandang dokumen dan tidak menggantikan pembacaan materi lengkap.

AAl-Qur’an dan Tadabbur9 PDF

Kelompok ini membahas cara berinteraksi dengan Al-Qur’an agar pembacaan berlanjut menjadi pemahaman, tadabbur, dan pengamalan. Materi pembuka menguraikan adab, kesiapan hati, serta bahaya mengabaikan petunjuk Al-Qur’an. Pembahasan berikutnya menadabburi bagian-bagian Surat ‘Abasa dan Al-Buruj, kemudian Surat Al-Fajr dan Al-Balad. Dalam penjelasan penulis, tema-tema itu dihubungkan dengan keadilan dalam pendidikan dan dakwah, rasa syukur, pertanggungjawaban akhirat, keteguhan menghadapi ujian, serta kepedulian kepada kelompok yang membutuhkan. Arah pembinaannya ialah menjadikan wahyu sebagai bahan muhasabah dan pedoman perilaku, sambil menjaga keseimbangan antara pembenahan pribadi, pembinaan sesama, dan tindakan sosial yang nyata.

  • Menjaga adab, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
  • Merenungi syukur, ujian, dan pertanggungjawaban akhirat.
  • Menerapkan keadilan, keteguhan, dan kepedulian dalam dakwah.
Lihat daftar materi A
BHadis dan Adab5 PDF

Kelompok ini berisi pembahasan hadis ke-11, ke-12, dan ke-13, dengan dua berkas tersendiri yang mengulang tema hadis ke-12 dan ke-13. Materi menjelaskan kosakata, makna umum, dan penerapan hadis dalam kehidupan. Pokok pembahasannya adalah kehati-hatian terhadap perkara meragukan, meninggalkan kesibukan yang tidak bermanfaat, serta menginginkan kebaikan bagi saudara sebagaimana bagi diri sendiri. Penulis menghubungkan pelajaran itu dengan ibadah, konsumsi, transaksi, pengelolaan waktu, penghormatan privasi, dan hubungan sosial. Pembinaannya menekankan lisan yang terjaga, prioritas yang tertata, bantuan yang beradab, pengendalian egoisme, serta persaudaraan yang diwujudkan melalui doa, nasihat, dan kepedulian nyata.

  • Membiasakan wara‘ dan kehati-hatian terhadap syubhat.
  • Menata prioritas serta menjaga lisan dan privasi.
  • Menguatkan ukhuwah melalui empati, bantuan, dan itsar.
Lihat daftar materi B
CAqidah dan Pembinaan Akhlak15 PDF

Kelompok ini menghubungkan dasar keyakinan dengan pembinaan perilaku sehari-hari. Materi awal mengenalkan istilah dan rujukan akidah, karakteristiknya, serta pengaruhnya terhadap individu dan masyarakat. Pembahasan kemudian beralih kepada istiqamah, kejujuran, ketakwaan, sedekah, penjagaan lisan, penghindaran ghibah dan namimah, pengendalian pandangan, penjagaan kehormatan diri, penghasilan halal, dan silaturrahmi. Dua berkas lain membahas kembali istiqamah dan penjagaan lisan dengan susunan materi tersendiri. Menurut arah pembinaan dalam dokumen, keyakinan perlu tampak dalam ibadah yang konsisten, komunikasi yang bertanggung jawab, cara memperoleh rezeki, serta kepedulian kepada keluarga dan sesama, termasuk ketika menggunakan media digital.

  • Memahami istilah, rujukan, dan karakteristik akidah.
  • Melatih istiqamah, kejujuran, takwa, dan pengendalian diri.
  • Menjaga komunikasi, rezeki, kepedulian, dan kekerabatan.
Lihat daftar materi C
DManhaj dan Kaidah Dakwah8 PDF

Delapan materi ini membahas landasan, tujuan, dan proses pembinaan dalam dakwah Islam. Tiga kaidah dari buku Hamam Sa’id menempatkan dakwah sebagai jalan keselamatan, menjelaskan nilai mengantarkan seseorang kepada hidayah, serta membedakan tanggung jawab menyampaikan ajaran dari hasil penerimaannya. Materi berikutnya menguraikan takwin, orientasi rabbani pada risalah, pelaku, dan jamaah, serta pembentukan kekuatan individu dan kerja kolektif. Peran pemuda dan pilar kebangkitan umat dibahas melalui penyucian jiwa, ilmu, keteladanan, pengenalan masyarakat, perencanaan bertahap, dan organisasi yang solid. Keseluruhan modul menghubungkan pembinaan pribadi dengan kontribusi sosial dan kesinambungan dakwah.

  • Kaidah dakwah: keselamatan, nilai hidayah, dan kesungguhan tanpa menggantungkan pahala pada penerimaan.
  • Takwin dan dakwah rabbani: pembinaan iman, akhlak, risalah, pelaku, serta jamaah.
  • Pemuda dan kebangkitan umat: ilmu, ukhuwah, tahapan kerja, organisasi, dan kontribusi masyarakat.
Lihat daftar materi D
EFiqih Ibadah dan Penguatan Diri4 PDF

Kategori ini memuat tiga modul fikih ibadah dan satu materi penguatan keyakinan serta kapasitas pelaku dakwah. Fikih shalat bagian pertama membahas Jumat, berjamaah, dua hari raya, dan sujud sahwi; bagian kedua membahas jenazah, qashar, jamak, dan qadha. Fikih puasa mencakup rukun, kewajiban, sunah, pembatal, keringanan, penggantian puasa, serta persoalan terkait tindakan medis. Modul-modul fikih menyertakan dalil dan perbedaan pendapat ulama. Quwwatul Haq memiliki tema berbeda, yaitu kekuatan kebenaran, hubungan usaha dengan wahyu, dan tanggung jawab dakwah; materi ini bukan pembahasan fikih ritual, meskipun tersimpan dalam kategori yang sama.

  • Fikih shalat: ragam pelaksanaan, keringanan, qadha, dan perbedaan pendapat ulama.
  • Fikih puasa: ketentuan, adab, uzur, qadha, fidyah, kafarat, serta persoalan kontemporer.
  • Quwwatul Haq: tema haq dan batil serta perpaduan kapasitas usaha dan kekuatan wahyu, bukan fikih ritual.
Lihat daftar materi E
FWawasan Keumatan5 PDF

Kategori ini menggabungkan pembahasan teologis tentang kebenaran dan kebatilan dengan telaah kondisi serta persoalan internal umat Islam. Tiga materi pertama menjelaskan al-haq, al-bathil, Al-Furqan, dan karakter golongan Allah berdasarkan penafsiran ayat yang digunakan penulis. Dua materi berikutnya membahas konflik, fragmentasi politik, ketergantungan ekonomi, krisis pemikiran, serta individualisme dalam dakwah. Keseluruhan bahan menghubungkan keteguhan keyakinan dengan pembentukan akhlak, persatuan, dan kerja yang terencana. Istilah Hizbullah digunakan sebagai golongan Allah dalam kerangka Qurani, bukan identifikasi organisasi tertentu. Uraian tentang keadaan dunia Islam dan solusi kebangkitan disajikan sebagai pandangan dokumen, bukan verifikasi independen atas peristiwa kontemporer.

  • Konsep kebenaran, kebatilan, dan fungsi Al-Qur'an sebagai Al-Furqan dalam kerangka teologis penulis.
  • Karakter golongan Allah: cinta kepada Allah, persaudaraan, keteguhan, kesabaran, keikhlasan, dan saling membantu.
  • Pembacaan penulis atas problematika umat dan individualisme, dengan penekanan pada persatuan serta kerja kolektif yang sistematis.
Lihat daftar materi F
GDakwah dan Peran Sosial5 PDF

Kategori ini menelaah hubungan dakwah dengan pelayanan masyarakat, pembinaan moral, hak asasi manusia, sejarah Palestina, dan kerja kolektif. Materi kerelawanan mengaitkan iman dengan empati, pemberdayaan, serta keteladanan melalui dakwah bil-hal. Pembahasan sosial-moral menyoroti keluarga, pendidikan akhlak, pengaruh media, dan tanggung jawab tokoh dakwah. Materi tantangan modern menjelaskan kebebasan serta hak anak dan perempuan dalam kerangka syariat menurut penulis. Sejarah Palestina disajikan sebagai narasi perkembangan pemerintahan Islam dan konflik masa Salib. Amal jama'i melengkapi kategori dengan dasar, adab, batasan, dan tantangan organisasi.

  • Kerelawanan, pemberdayaan masyarakat, keteladanan, serta pendidikan moral dalam keluarga dan ruang media.
  • Kebebasan dan HAM dalam kerangka penulis, termasuk hak anak dan perempuan serta narasi sejarah Islam di Palestina.
  • Dasar dan pengelolaan amal jama'i: tujuan bersama, pembagian peran, adab, batasan metode, dan tantangan kesinambungan kerja.
Lihat daftar materi G
HIsu Kontemporer dan Ketatanegaraan1 PDF

Kategori ini berfokus pada respons terhadap negara modern melalui modul ketatanegaraan dan wawasan kebangsaan. Bahan secara khusus memaparkan perspektif Al-Ikhwanul Muslimun sebagaimana dikaitkan dengan tulisan Hasan Al-Banna, bukan gambaran tunggal seluruh pemikiran Islam. Pembahasan meliputi tanah air, nasionalisme, kewarganegaraan, perlindungan warga non-Muslim, syura, dan demokrasi konstitusional. Penulis membedakan kecintaan tanah air dari fanatisme golongan, lalu membahas penerimaan bersyarat terhadap mekanisme parlementer serta kritik atas perpecahan kepartaian. Bagian refleksi menghubungkan identitas Muslim dengan kepatuhan hukum, ketertiban, dan kontribusi bagi bangsa.

  • Tanah air dan nasionalisme: kecintaan serta kemerdekaan dibedakan dari fanatisme kepartaian menurut perspektif yang dibahas.
  • Kewarganegaraan, perlindungan warga non-Muslim, dan ikatan kemanusiaan dalam uraian dokumen tentang Hasan Al-Banna.
  • Syura, penerimaan bersyarat mekanisme demokrasi, kritik kepartaian, dan refleksi tentang identitas Islam serta tanggung jawab kebangsaan.
Lihat daftar materi H

Matriks materi — Excel

File matriks asli tersedia sebagai lampiran unduhan.

Unduh matriks Excel

Daftar materi dan unduhan PDF

Menampilkan 52 dari 52 PDF

A

Al-Qur’an dan Tadabbur

9 PDF
Kelompok A · 6 halaman

Syarat Mengambil Manfaat Dari Al-Qur'an

Materi menjelaskan bahwa manfaat Al-Qur’an diperoleh melalui adab yang baik, penerimaan yang sungguh-sungguh, pemahaman tujuan wahyu, dan kesiapan mengamalkan petunjuknya. Pembaca diajak meneladani interaksi para sahabat dengan Al-Qur’an serta membersihkan hati dari kesombongan, hawa nafsu, dan kebiasaan yang menghalangi perubahan diri.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–6. Nama file: M2_A_01_Syarat Mengambil Manfaat Dari Al-Qur'an.pdf

Kelompok A · 11 halaman

Akhtharu Hajri Al-Qur'an (Bahaya Meninggalkan Al-Qur'an)

Materi menguraikan pengabaian Al-Qur’an bukan hanya sebagai berhentinya membaca, melainkan juga meninggalkan pemahaman, tadabbur, dan pengamalannya dalam kehidupan. Melalui pembahasan akibat spiritual dan moral menurut penulis, pembaca diajak menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an melalui tilawah, murajaah, perenungan, dan penerapan petunjuknya secara berkelanjutan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–11. Nama file: M2_A_02_Akhtharu Hajri Al-Qur'an (Bahaya Meninggalkan Al-Qur'an).pdf

Kelompok A · 9 halaman

Surat Abasa (80) 1-16

Pembahasan Surat ‘Abasa ayat 1–16 menyoroti perhatian kepada pencari ilmu, ketulusan dalam menerima petunjuk, dan kemuliaan wahyu melalui peristiwa Abdullah bin Ummi Maktum. Materi mengajak pendidik dan dai melayani tanpa membedakan status sosial, mengutamakan pembinaan yang dibutuhkan, serta menjaga kelembutan dan persaudaraan dalam dakwah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–9. Nama file: M2_A_10_Surat Abasa (80) 1-16.pdf

Kelompok A · 8 halaman

Surat Abasa (80) 17-33

Materi menadabburi Surat ‘Abasa ayat 17–33 dengan menghubungkan asal penciptaan manusia, perjalanan menuju kematian dan kebangkitan, serta nikmat makanan yang menopang kehidupan. Pelajarannya diarahkan pada kerendahan hati, rasa syukur, muhasabah, dan penggunaan waktu serta berbagai karunia untuk menunaikan kewajiban dan berbuat baik.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–8. Nama file: M2_A_11_Surat Abasa (80) 17-33.pdf

Kelompok A · 6 halaman

Surat Abasa (80) 33-42

Pembahasan Surat ‘Abasa ayat 33–42 menggambarkan kedahsyatan hari kiamat, kesibukan setiap orang dengan pertanggungjawabannya, serta perbedaan keadaan manusia saat menerima balasan. Materi mengajak pembaca mempersiapkan iman dan amal, memperbaiki keikhlasan, serta menyeimbangkan harapan dan rasa takut dalam pembinaan diri dan dakwah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–6. Nama file: M2_A_12_Surat Abasa (80) 33-42.pdf

Kelompok A · 9 halaman

Surat Al-Buruj (85) 1-11

Materi membahas Surat Al-Buruj ayat 1–11 melalui kisah Ashhabul Ukhdud sebagai pelajaran tentang keteguhan iman, kesabaran menghadapi penindasan, dan kemenangan akhirat. Penulis mengaitkannya dengan pembinaan generasi muda, perencanaan dakwah, kesiapan memberikan waktu dan tenaga, serta empati terhadap orang-orang yang mengalami kezaliman.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–9. Nama file: M2_A_21_Surat Al-Buruj (85) 1-11.pdf

Kelompok A · 7 halaman

Surat Al-Buruj (85) 12-22

Pembahasan Surat Al-Buruj ayat 12–22 menekankan kekuasaan Allah, ampunan dan kasih sayang-Nya, pelajaran dari Fir‘aun dan Tsamud, serta kemuliaan Al-Qur’an. Materi mengarahkan pembaca untuk menghindari kesombongan dan kezaliman, mengambil ibrah dari sejarah, mengajak kepada tobat, serta menjaga tawakal dan keteguhan dalam dakwah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–7. Nama file: M2_A_22_Surat Al-Buruj (85) 12-22.pdf

Kelompok A · 11 halaman

Tadabbur Surat Al Fajr

Tadabbur Surat Al-Fajr dalam materi ini menghubungkan pergiliran keadaan hidup, kehancuran umat terdahulu, ujian rezeki, dan kepedulian sosial dengan pembinaan jiwa yang tenang. Penulis mengajak pembaca tetap bersiap dan beramal saat menghadapi kesulitan, tidak terlena oleh kekuatan, serta menjaga tarbiyah dan orientasi akhirat.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–11. Nama file: M2_A12_Tadabbur Surat Al Fajr.pdf

Kelompok A · 8 halaman

Tadabbur Surat Al-Balad

Materi menadabburi Surat Al-Balad dengan menempatkan kesulitan hidup dan jalan kebajikan yang mendaki sebagai pelajaran tentang kesungguhan iman dan perjuangan dakwah. Penerapannya ditekankan pada kepedulian kepada anak yatim dan orang miskin, bantuan nyata bagi yang membutuhkan, serta saling menguatkan dalam kesabaran dan kasih sayang.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–8. Nama file: M2_A13_Tadabbur Surat Al-Balad.pdf

B

Hadis dan Adab

5 PDF
Kelompok B · 9 halaman

Hadits ke-11 Menghindari Hal Hal Yang Syubhat

Pembahasan hadis ke-11 menjelaskan sikap wara‘: meninggalkan perkara yang meragukan dan memilih yang jelas, disertai uraian tentang hubungan keyakinan dan keraguan. Materi memberi contoh penerapannya dalam ibadah, konsumsi, transaksi, dan hubungan sosial agar pembaca lebih berhati-hati menjaga agama, harta, dan hak sesama.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–9. Nama file: M2_B_01_Hadits ke-11 Menghindari Hal Hal Yang Syubhat.pdf

Kelompok B · 9 halaman

Hadits ke-12 Meninggalkan Hal Yang Tidak Bermanfaat

Materi hadis ke-12 membahas meninggalkan hal yang tidak bermanfaat, menjaga lisan, menghormati privasi, serta mengajukan pertanyaan yang berguna untuk memperoleh ilmu. Pembaca diajak menata prioritas berdasarkan kepentingan dan urgensi, sambil memahami bahwa menolong serta mencegah bahaya dengan ilmu dan adab berbeda dari mencampuri urusan tanpa hak.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–9. Nama file: M2_B_02_Hadits ke-12 Meninggalkan Hal Yang Tidak Bermanfaat.pdf

Kelompok B · 10 halaman

Hadits ke-13 Peduli Terhadap Urusan Dan Kepentingan Kaum Muslimin

Materi hadis ke-13 menghubungkan kesempurnaan iman dengan keinginan menghadirkan kebaikan bagi saudara sebagaimana seseorang menginginkannya untuk diri sendiri. Pembahasannya mencakup ukhuwah imaniyah, bahaya egoisme, dan itsar, dengan penerapan berupa saling menasihati, membantu yang membutuhkan, menjaga kehormatan, serta menguatkan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–10. Nama file: M2_B_03_Hadits ke-13 Peduli Terhadap Urusan Dan Kepentingan Kaum Muslimin.pdf

Kelompok B · 9 halaman

Hadits ke-12

Berkas ini menguraikan hadis ke-12 tentang meninggalkan urusan yang tidak bermanfaat, dengan penjelasan kosakata, adab berbicara, privasi, dan pertanyaan yang membawa kebaikan. Materi mengajak pembaca mengatur prioritas kegiatan, mengurangi kesibukan sia-sia, serta membedakan campur tangan tanpa hak dari bantuan dan pencegahan bahaya yang beradab.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–9. Nama file: M2_B2_Hadits ke-12.pdf

Kelompok B · 10 halaman

Hadits ke-13

Berkas ini membahas hadis ke-13 tentang mencintai kebaikan bagi saudara sebagaimana bagi diri sendiri, lalu menjelaskan fondasi, dampak, dan penerapan ukhuwah imaniyah. Pembaca diajak menjauhi egoisme dan tindakan yang menyakiti, membiasakan doa serta bantuan, dan memahami itsar sebagai bentuk pengutamaan kepentingan sesama dalam persaudaraan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–10. Nama file: M2_B3_Hadits ke-13.pdf

C

Aqidah dan Pembinaan Akhlak

15 PDF
Kelompok C · 7 halaman

Istilah dan Referensi Dalam Ilmu Aqidah

Materi mengenalkan istilah akidah, ushuluddin, ilmu kalam, fikih akbar, tauhid, istidlal, dan nazhar, serta kebutuhan manusia akan keyakinan sebagai arah hidup. Pembahasannya menempatkan Al-Qur’an, hadis, dan atsar sahabat sebagai rujukan utama, lalu mengaitkan pembelajaran akidah dengan perilaku, metode pemahaman, dan tantangan kehidupan modern.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–7. Nama file: M2_C_01_Istilah dan Referensi Dalam Ilmu Aqidah.pdf

Kelompok C · 25 halaman

Karakteristik Aqidah

Materi menjelaskan karakteristik akidah Islam sebagai rabbaniyyah, fitriyyah, jelas, mudah, seimbang, tetap, menyeluruh dan universal, serta menghormati akal dengan bimbingan wahyu. Pembaca diajak menerapkannya melalui pembelajaran berdalil, tabayyun, pembinaan keluarga, dan dakwah yang bijaksana, sambil membedakan prinsip keyakinan yang tetap dari metode yang dapat berkembang.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–25. Nama file: M2_C_02_Karakteristik Aqidah.pdf

Kelompok C · 6 halaman

Pengaruh Aqidah Islam Terhadap Individu dan Masyarakat

Materi menguraikan pengaruh akidah terhadap orientasi hidup, ketenangan batin, tanggung jawab, keseimbangan kebutuhan spiritual dan materi, serta hubungan dengan masyarakat. Penulis mengajak pembaca meneladani pembinaan iman para sahabat, menjauhi khurafat, dan mewujudkan keyakinan dalam perilaku yang amanah, kepedulian sosial, serta dakwah dengan hikmah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–6. Nama file: M2_C_03_Pengaruh Aqidah Islam Terhadap Individu dan Masyarakat.pdf

Kelompok C · 8 halaman

Istiqamah

Materi menjelaskan istiqamah sebagai komitmen berkelanjutan untuk menjalankan ketaatan lahir dan batin, bukan semangat yang hadir sesaat atau hanya dalam keadaan mudah. Kiat yang diberikan meliputi penguatan niat dan tauhid, ibadah harian yang konsisten, lingkungan pertemanan yang baik, serta doa, dengan contoh penerapan dalam belajar dan bekerja.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–8. Nama file: M2_C_04_Istiqamah.pdf

Kelompok C · 5 halaman

Kejujuran dan Bahaya Dusta

Materi membahas kejujuran sebagai keselarasan hati, ucapan, perbuatan, dan komitmen, serta menguraikan kerusakan kepercayaan dan hubungan sosial yang ditimbulkan oleh dusta. Pembaca diajak membiasakan perkataan benar, menjaga niat dan janji, memeriksa berita sebelum menyampaikannya, serta berhati-hati agar tidak mengatasnamakan agama dengan informasi yang tidak benar.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–5. Nama file: M2_C_05_Kejujuran dan Bahaya Dusta.pdf

Kelompok C · 7 halaman

Ketakwaan

Materi memaknai takwa sebagai penjagaan diri melalui pelaksanaan perintah dan penghindaran larangan, dengan kesadaran bahwa Allah mengawasi perilaku lahir maupun batin. Pembinaan takwa diarahkan melalui ilmu, ibadah, perjuangan mengendalikan hawa nafsu, dan lingkungan yang baik, lalu diterapkan pada lisan, pandangan, emosi, dan amal sehari-hari.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–7. Nama file: M2_C_06_Ketakwaan.pdf

Kelompok C · 5 halaman

Sedekah

Materi menempatkan sedekah sebagai bukti keimanan dan sarana membersihkan hati dari kekikiran serta keterikatan berlebihan kepada harta, bukan sekadar pengeluaran materi. Penulis membahas keikhlasan, keutamaan memberi saat masih memiliki kesempatan, dan perhatian kepada keluarga serta orang yang membutuhkan, sambil mengajak pembaca tidak terus menunda kebaikan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–5. Nama file: M2_C_07_Sedekah.pdf

Kelompok C · 6 halaman

Menjaga Lisan

Materi membahas lisan sebagai sarana ilmu dan ibadah sekaligus sumber bahaya ketika dipakai untuk dusta, fitnah, ghibah, adu domba, atau menyakiti sesama. Pembaca diajak berbicara ketika membawa manfaat, memilih diam dari ucapan buruk, dan mengisi komunikasi langsung maupun digital dengan zikir, nasihat, doa, serta perkataan yang benar.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–6. Nama file: M2_C_08_Menjaga Lisan.pdf

Kelompok C · 8 halaman

Ghibah dan Namimah

Materi membedakan ghibah dari namimah, menjelaskan bentuknya dalam ucapan, isyarat, dan tulisan, serta menguraikan dampaknya terhadap kehormatan dan persaudaraan. Selain membahas pengecualian terbatas untuk kebutuhan yang dijelaskan penulis, materi mengajak pembaca menjaga hati dan lisan, memperbaiki diri, serta menghentikan gosip dengan lembut, termasuk di media sosial.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–8. Nama file: M2_C_09_Ghibah dan Namimah.pdf

Kelompok C · 6 halaman

Menjaga Pandangan

Materi menjelaskan ghadhul bashar sebagai pengendalian pandangan dari hal yang dilarang menurut pembahasannya, bukan larangan melihat segala sesuatu atau menutup mata sepenuhnya. Penerapannya mencakup segera mengalihkan pandangan, menghindari konten pemicu syahwat, membangun kesadaran pengawasan Allah, serta menjaga kebiasaan penggunaan internet dan interaksi sehari-hari.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–6. Nama file: M2_C_10_Menjaga Pandangan.pdf

Kelompok C · 5 halaman

Menjaga Kemaluan

Materi menghubungkan penjagaan kemaluan dan kehormatan diri dengan iman, pengendalian pandangan, serta kewaspadaan terhadap hal-hal yang mendekatkan seseorang kepada zina. Penulis mengajak pembaca menjaga pergaulan dan konsumsi media, memperbanyak ibadah serta doa, dan membahas puasa serta pernikahan sebagai bagian dari upaya menjaga diri.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–5. Nama file: M2_C_11_Menjaga Kemaluan.pdf

Kelompok C · 6 halaman

Penghasilan yang halal

Materi menekankan bahwa penghasilan perlu dinilai dari cara memperolehnya, bukan hanya jumlahnya, dengan pembahasan tentang kerja, nafkah keluarga, dan keberkahan harta menurut penulis. Pembaca diajak belajar membedakan halal, haram, dan syubhat, menghindari penipuan serta kezaliman, meluruskan niat bekerja, dan membiasakan qana‘ah serta kesabaran.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–6. Nama file: M2_C_12_Penghasilan yang halal.pdf

Kelompok C · 7 halaman

Silaturrahmi

Materi menjelaskan silaturrahmi sebagai pemeliharaan ikatan kekerabatan melalui kasih sayang, bantuan, doa, nasihat, dan komunikasi, tidak terbatas pada kunjungan atau pertemuan hari raya. Pembaca diajak berinisiatif menjaga hubungan keluarga, menyediakan waktu, membantu kerabat yang kesulitan, dan memanfaatkan teknologi secara bijak ketika kesibukan atau jarak menjadi tantangan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–7. Nama file: M2_C_13_Silaturrahmi.pdf

Kelompok C · 8 halaman

Istiqomah

Berkas ini membahas istiqamah sebagai keteguhan sepanjang hayat dalam iman, ketaatan, dan akhlak, dengan uraian tentang kedudukan, kiat menjaga, serta buahnya menurut materi. Pembaca diajak meluruskan niat, mempertahankan ibadah rutin, memilih pergaulan yang mendukung kebaikan, dan berdoa agar konsisten dalam belajar, bekerja, dan kehidupan sehari-hari.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–8. Nama file: M2_C4_Istiqomah.pdf

Kelompok C · 8 halaman

Menjaga Lisan

Materi menjelaskan hifzhul lisan sebagai kehati-hatian berkesinambungan terhadap ucapan terlarang maupun sia-sia, disertai pembahasan manfaatnya bagi diri, masyarakat, dan dakwah. Penerapannya berupa zikir, tilawah, pengajaran, nasihat, salam, dan doa, serta pengendalian komentar dan penerusan pesan agar komunikasi digital tidak menyebarkan aib, provokasi, atau berita yang belum jelas.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–8. Nama file: M2_C9_Menjaga Lisan.pdf

D

Manhaj dan Kaidah Dakwah

8 PDF
Kelompok D · 11 halaman

Buku Kaidah-Kaidah Dakwah Hamam Said - 1

Menguraikan kaidah pertama Hamam Sa’id yang memandang dakwah kepada Allah sebagai jalan keselamatan di dunia dan akhirat, dengan penjelasan tujuan ibadah serta kisah para nabi. Materi membahas keteguhan menghadapi ujian dan membedakan keselamatan jamaah serta fikrah dakwah dari jaminan bebasnya individu dari penderitaan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–11. Nama file: M2_D_01_Buku Kaidah-Kaidah Dakwah Hamam Said - 1.pdf

Kelompok D · 4 halaman

Buku Kaidah-Kaidah Dakwah Hamam Said - 2

Membahas kaidah kedua melalui hadis tentang nilai hidayah seseorang yang melebihi kepemilikan unta merah, sebagai perbandingan antara manfaat dakwah dan harta duniawi. Uraiannya menghubungkan penerimaan hidayah dengan pahala kebaikan yang berlanjut, bertambahnya pendukung risalah, penguatan umat, serta motivasi menyampaikan ajaran dengan hikmah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–4. Nama file: M2_D_02_Buku Kaidah-Kaidah Dakwah Hamam Said - 2.pdf

Kelompok D · 8 halaman

Buku Kaidah-Kaidah Dakwah Hamam Said - 3

Menjelaskan kaidah bahwa pahala dakwah tidak bergantung pada penerimaan manusia, dengan membedakan kewajiban menyampaikan risalah dari pemberian hidayah yang menjadi urusan Allah. Materi menekankan kesabaran, tidak berputus asa atau tergesa-gesa, serta pemanfaatan ilmu, strategi, sarana, dan potensi diri sebagai bagian dari ikhtiar.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–8. Nama file: M2_D_03_Buku Kaidah-Kaidah Dakwah Hamam Said - 3.pdf

Kelompok D · 11 halaman

Asaasu ‘Amaliyyatit Takwiin (Dasar-Dasar Proses Pembentukan)

Menguraikan takwin sebagai proses pembinaan setelah penyampaian dan pengajaran, agar pengetahuan berkembang menjadi keyakinan, karakter, serta amal nyata dalam dakwah. Tujuh landasan yang dibahas mencakup penyiapan kader, penyucian jiwa, komitmen, penguatan iman, pengorbanan, karakter mukmin yang utuh, dan pembentukan umat yang bermanfaat.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–11. Nama file: M2_D_04_Asaasu ‘Amaliyyatit Takwiin (Dasar-Dasar Proses Pembentukan).pdf

Kelompok D · 13 halaman

Rabbaniyatud Da’wah (Dakwah Yang Berorientasi Kepada Allah)

Membahas dakwah rabbani melalui tiga unsur: risalah yang berlandaskan wahyu, pelaku yang berilmu dan berakhlak, serta jamaah yang terorganisasi. Uraiannya mencakup prinsip, metode, tahapan, tujuan, dan cara pelaksanaan dakwah, kemudian menghubungkannya dengan keteladanan, kepemimpinan amanah, ketaatan dalam kebaikan, serta ukhuwah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–13. Nama file: M2_D_05_Rabbaniyatud Da’wah (Dakwah Yang Berorientasi Kepada Allah).pdf

Kelompok D · 9 halaman

Kaifa Yatakayyifu Bil Islaam (Bagaimana Beradaptasi dengan Islam)

Menjelaskan dua tahap, yakni menyesuaikan diri dengan Islam melalui pembentukan pribadi dan umat, lalu menggerakkan potensi tersebut dalam dakwah. Materi menghubungkan akidah, ukhuwah, sarana pendukung, dan kekuatan jiwa dengan keikhlasan, pembuktian iman melalui amal, pertolongan Allah, serta kedudukan sosial sebagai amanah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–9. Nama file: M2_D_06_Kaifa Yatakayyifu Bil Islaam (Bagaimana Beradaptasi dengan Islam).pdf

Kelompok D · 6 halaman

Daurusy Syabaabi Fi Hamlir Risaalah (Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah)

Membahas lima karakter pemuda pembawa risalah: peduli pada persoalan umat, melanjutkan perjuangan, siap menjadi generasi penerus, membangkitkan semangat, dan memahami unsur perbaikan. Pembentukannya ditopang penyucian jiwa, ilmu dan hikmah, kepribadian Islam, serta kesiapan memimpin dan dipimpin untuk berkontribusi pada keluarga dan masyarakat.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–6. Nama file: M2_D_07_Daurusy Syabaabi Fi Hamlir Risaalah (Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah).pdf

Kelompok D · 7 halaman

Muqawwimaatu Nahdhatil Ummah (Pilar-Pilar Kebangkitan Umat)

Menguraikan tujuh pilar kebangkitan umat: kebangkitan spiritual dan intelektual, penguasaan konsep, pengetahuan lapangan, tahapan sistematis, soliditas organisasi, dan pergerakan nyata. Materi mengaitkan pembinaan tersebut dengan tantangan generasi muda di era digital serta contoh kontribusi melalui dakwah digital, literasi, pendidikan, pengabdian sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–7. Nama file: M2_D_08_Muqawwimaatu Nahdhatil Ummah (Pilar-Pilar Kebangkitan Umat).pdf

E

Fiqih Ibadah dan Penguatan Diri

4 PDF
Kelompok E · 12 halaman

Fiqih Shalat Bag 1

Membahas shalat Jumat, shalat lima waktu berjamaah, shalat dua hari raya, dan sujud sahwi dengan dalil serta uraian tata cara. Materi menyajikan perbedaan pendapat ulama mengenai status hukum, jumlah jamaah, khutbah, posisi imam dan makmum, serta penanganan kelupaan dalam shalat tanpa menyamakan seluruh pendapat.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–12. Nama file: M2_E_01_Fiqih Shalat_Bag 1.pdf

Kelompok E · 13 halaman

Fiqih Shalat Bag 2

Menguraikan shalat jenazah, shalat musafir atau qashar, jamak, dan qadha sebagai pembahasan lanjutan fikih shalat dalam berbagai keadaan. Materi mencakup tata cara, syarat serta durasi keringanan perjalanan, alasan penggabungan shalat, dan perbedaan pendapat mengenai penggantian shalat yang tertinggal, dengan rujukan hadis dan ulama.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–13. Nama file: M2_E_02_Fiqih Shalat_Bag 2.pdf

Kelompok E · 13 halaman

Fiqih Puasa

Membahas rukun dan kewajiban puasa, amalan sunah, perkara makruh, pembatal, serta kafarat, fidyah, qadha, dan berbagai uzur yang diterangkan dalam modul. Uraiannya juga mencakup perbedaan pendapat ulama dan persoalan kontemporer seperti vaksinasi, infus, suntikan obat, serta tetes mata sebagai bahan pembelajaran fikih.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–13. Nama file: M2_E_03_Fiqih Puasa.pdf

Kelompok E · 5 halaman

Quwwatul Haq

Membahas kekuatan kebenaran dalam kerangka haq dan batil, dengan Allah sebagai sumber kebenaran serta pembedaan kekuatan kauniyah dan qauliyah. Materi menghubungkan ilmu, strategi, disiplin, dan usaha dengan pemahaman serta pengamalan wahyu, kemudian membahas keyakinan pada kemenangan kebenaran dan tanggung jawab pelaku dakwah, bukan fikih ibadah.

Catatan sumber: Halaman 5 masih memuat catatan penyuntingan tentang penyesuaian istilah dan penambahan keterangan; ringkasan mengikuti isi yang tersedia, tanpa melengkapi bagian yang belum direvisi.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–5. Nama file: M2_E2_Quwwatul Haq.pdf

F

Wawasan Keumatan

5 PDF
Kelompok F · 7 halaman

Ash-Shira' Bainal Haqqi Wal Bathil (Pertarungan Antara Kebenaran dan Kebatilan)

Materi memaparkan pertentangan al-haq dan al-bathil sebagai sunnatullah, membandingkan sumber, pendukung, serta akhir perjalanan keduanya menurut ayat-ayat yang dikutip penulis. Dokumen menafsirkan pertentangan tersebut sebagai ujian keimanan dan keteguhan, serta menjelaskan bahwa kemenangan dalam pandangannya tidak terbatas pada kekuasaan duniawi.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–7. Nama file: M2_F_01_Ash-Shira' Bainal Haqqi Wal Bathil (Pertarungan Antara Kebenaran dan Kebatilan).pdf

Kelompok F · 7 halaman

Al-Furqaan (Pembeda Antara Kebenaran dan Kebatilan)

Dokumen menjelaskan Al-Qur'an sebagai Al-Furqan yang membedakan kebenaran dan kebatilan, lalu menguraikan dua jalur kehidupan berdasarkan sumber, petunjuk, dampak, dan tujuan akhirnya. Dalam kerangka teologis penulis, tauhid menjadi ikatan kokoh yang membentuk orientasi hidup untuk Allah, bersama Allah, dan menuju Allah.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–7. Nama file: M2_F_02_Al-Furqaan (Pembeda Antara Kebenaran dan Kebatilan).pdf

Kelompok F · 7 halaman

Hizbullah (Golongan Allah)

Materi membahas Hizbullah sebagai golongan Allah yang dikenali melalui sifat-sifat Qurani, bukan sekadar nama, simbol, organisasi, atau klaim identitas. Penulis membagi karakternya menjadi akhlak fundamental dan akhlak pergerakan, mencakup cinta kepada Allah, kelembutan kepada mukmin, keteguhan prinsip, dzikir, persatuan, kesabaran, kerendahan hati, dan keikhlasan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–7. Nama file: M2_F_03_Hizbullah (Golongan Allah).pdf

Kelompok F · 4 halaman

Ahwalul Muslimin Al Yaum

Dokumen menyajikan pembacaan penulis atas kondisi dunia Islam dalam konteks 2026, terutama konflik geopolitik, krisis kemanusiaan Palestina, fragmentasi politik, ketergantungan ekonomi, dan krisis visi peradaban. Penulis juga mengidentifikasi peluang melalui solidaritas, kesadaran global, dan islah, lalu menekankan persatuan strategis serta kemandirian berbasis nilai Islam.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–4. Nama file: M2_F3_Ahwalul Muslimin Al Yaum.pdf

Kelompok F · 4 halaman

Amradhul ummah fid dakwah

Materi menempatkan infiradiyyah atau individualisme sebagai akar persoalan internal dakwah, baik pada mentalitas berupa ego dan pengkultusan maupun aktivitas yang parsial dan tidak sistematis. Penulis menawarkan amal jama'i sebagai pendekatan perbaikan dengan ilmu, kerendahan hati, keadilan, perencanaan, pemahaman menyeluruh, dan metode yang relevan dengan zaman.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 2–4. Nama file: M2_F4_Amradhul ummah fid dakwah.pdf

G

Dakwah dan Peran Sosial

5 PDF
Kelompok G · 7 halaman

Inisiatif dan Peran Sosial dalam Dakwah

Materi memandang kerelawanan sebagai penghubung iman, ibadah, dan tanggung jawab kemanusiaan melalui pelayanan serta pemberdayaan masyarakat dalam lembaga sipil. Penulis membahas pembentukan karakter, perbandingan motivasi kerelawanan Barat dan Islam menurut pandangannya, serta dakwah bil-hal, penguatan nilai, dan kolaborasi sebagai bentuk penerapan sosial.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–7. Nama file: M2_G_01_Inisiatif dan Peran Sosial dalam Dakwah.pdf

Kelompok G · 7 halaman

Tantangan Sosial Dalam Aspek Moral dan Solusi Islam

Dokumen membahas kejahatan, konflik keluarga, kemerosotan akhlak, dan pengaruh media sebagai persoalan sosial-moral yang membutuhkan pendidikan, keteladanan, serta keadilan dalam kerangka Islam. Penulis menempatkan keluarga, tokoh dakwah, pemanfaatan media secara bijak, dan hubungan sosial harmonis sebagai unsur penting pembinaan masyarakat yang peduli dan berintegritas.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–7. Nama file: M2_G_02_Tantangan Sosial Dalam Aspek Moral dan Solusi Islam.pdf

Kelompok G · 9 halaman

Dakwah Islam dalam Menyikapi Tantangan Modern

Materi menjelaskan kebebasan, HAM, dan kesetaraan menurut perspektif Islam yang digunakan penulis, dengan penekanan pada keseimbangan hak, tanggung jawab, serta batasan syariat. Pembahasannya mencakup kebebasan beragama, politik, kepemilikan, bergerak, dan berekspresi, perbandingan dengan DUHAM, serta perlindungan hak anak dan perempuan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–9. Nama file: M2_G_03_Dakwah Islam dalam Menyikapi Tantangan Modern.pdf

Kelompok G · 9 halaman

Jejak Perjuangan Umat Islam di Palestina

Dokumen menuturkan sejarah Palestina dari keberadaan kabilah Arab, pemerintahan Khulafaurrasyidin, Umayyah dan Abbasiyah, hingga pendudukan Salib serta kemenangan Shalahuddin dan Mamluk. Dalam narasi penulis, peristiwa tersebut dikaitkan dengan persatuan, perlindungan minoritas, kebebasan beragama, dan perkembangan sosial-budaya sebagai pelajaran moral dari sejarah Islam.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–9. Nama file: M2_G_04_Jejak Perjuangan Umat Islam di Palestina.pdf

Kelompok G · 12 halaman

Amal Jamai

Materi mendefinisikan amal jama'i sebagai kerja yang diputuskan oleh kelompok terorganisasi dengan pedoman dan tujuan tertentu, lalu memaparkan dasar keagamaan serta contoh pembagian peran dalam hijrah. Penulis mengulas manfaat, adab, batasan metode, dan tantangannya, termasuk disiplin, kepemimpinan, kejenuhan, perpecahan, serta ketimpangan beban kerja.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–12. Nama file: M2_G10_Amal Jamai.pdf

H

Isu Kontemporer dan Ketatanegaraan

1 PDF
Kelompok H · 6 halaman

Merespon isu-isu kontemporer dalam negara modern

Modul menguraikan pandangan Al-Ikhwanul Muslimun yang dihubungkan dengan tulisan Hasan Al-Banna tentang tanah air, nasionalisme, kewarganegaraan, syura, dan demokrasi. Dokumen membahas perlindungan warga non-Muslim, kritik fanatisme serta kepartaian, penerimaan bersyarat mekanisme parlementer, dan refleksi tentang keselarasan identitas Islam dengan tanggung jawab kebangsaan.

Ringkasan merujuk PDF, halaman 1–6. Nama file: M2_H_01_Merespon isu-isu kontemporer dalam negara modern.pdf