Mahyeldi Paparkan Potensi Pertanian, Pariwisata, dan Pendidikan untuk Dorong Ekonomi Sumatera Barat
JAKARTA — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memaparkan tiga sektor prioritas pembangunan daerah, yakni pertanian, pariwisata, dan pendidikan, dalam kegiatan Bincang Kepala Daerah di sela-sela Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) PKS 2026, Selasa (20/10/2026).
Mahyeldi menjelaskan, sektor pertanian menjadi perhatian utama karena 57 persen penduduk Sumatera Barat menggantungkan kehidupan pada sektor tersebut. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pun mengalokasikan 10 persen APBD untuk mendukung pengembangan pertanian sejak periode pertama kepemimpinannya.
Menurutnya, kebijakan tersebut turut mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Sejak awal masa kepemimpinannya di 2021 hingga saat ini, nilai tukar petani di Sumatera Barat meningkat sekitar 20 persen.
“Sejak saya menjabat sampai sekarang sudah meningkat 20 persen nilai tukar petani,” ungkap Mahyeldi.
Selain pertanian, Mahyeldi menyebut pariwisata sebagai sektor strategis yang memiliki potensi besar, mulai dari wisata alam, pantai, danau, pegunungan, hingga wisata budaya dan kuliner.
Untuk memperkuat sektor pariwisata, pemerintah daerah terus mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional serta peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan.
Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, Mahyeldi juga mengajak para bupati dan wali kota memperkuat iklim investasi melalui regulasi yang memberikan kemudahan dan insentif bagi investor. Ia turut mengajak masyarakat meningkatkan keramahan dalam menyambut wisatawan serta mengoptimalkan potensi daerah, termasuk sektor kelautan, pertambangan, dan ekspor komoditas unggulan seperti gambir.
Mahyeldi menegaskan, kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, pemerintah pusat, serta masyarakat perantauan menjadi modal penting untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Kepada para perantau dan investor silakan berinvestasi di Sumatera Barat. Insya Allah kita sudah punya perda untuk kemudahan berinvestasi, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. Banyak hal yang bisa diinvestasikan di Sumatera Barat dari banyak sektor,” ujarnya.
Ia berharap penguatan sektor pertanian, pariwisata, pendidikan, dan investasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kontribusi Sumatera Barat terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029.
Sumber : PKS