Subang, Jalancagak.com

JATENG - Bantuan pangan paket beras dan minyak kita periode Februari-Maret akan selesai pada Juni 2026. Penerima manfaat sebanyak 30 juta lebih masyarakat kecil berharap besar bantuan ini dilanjutkan untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga.

“Beras dan minyak adalah kebutuhan pangan pokok yang harus dikontrol penuh oleh negara. Penguasaan terhadap komoditas strategis ini memberikan jaminan kepada rakyat terkait harga dan kualitasnya,” papar Riyono Caping, Aleg Komisi IV DPR dapil Jatim 7.

Keberadaan beras sudah cukup di level petani dan rakyat dengan harga yang kompetitif menguntungkan bagi petani dan konsumen. Jerih payah petani harus dihargai oleh negara dan juga konsumen berhak mendapatkan jaminan kualitas. Tidak boleh ada lagi beras jelek dan tak layak diberikan sebagai bantuan pangan.

“Keberadaan Minyak Kita harus tetap ada saat di butuhkan rakyat, di manapun berada. Bulog dan BUMN ID Food serta Bapanas harus kawal sampai titik rakyat membeli, tidak boleh ada keluhan dan pemain yang mainkan stok dan harga Minyak Kita,” papar Riyono Caping.

Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan ini mengunjungi Pasar Tradisional Bandungan Jawa Tengah mengecek keberadaan harga bahan pokok berupa sayur dan beras serta Minyak Kita. Harga sayur cenderung turun, harga buah stabil, dan Minyak Kita yang dibandrol HET Rp15.700 ternyata dua hari ini kosong, baru ada sekarang. Harga jual di konsumen sudah Rp21.000, harga yang jauh dari HET.

“Minyak kita harganya jauh di atas HET, saya beli langsung ke pedagang emperan di lapak pasar tradisional dengan dagangan yang gak banyak. Dapat hanya 1 kardus dengan harga Rp210.000 atau per 1 kg sudah Rp17.500 dan dijual ke konsumen Rp21.000. Ini para pemain bukan di level pedagang kecil, dari produsen bisa jadi dinaikan,” jelas Riyono.

Produsen Minyak Kita yang dipercayakan kepada lebih dari 100 perusahaan harus komitmen dengan penugasan dari negara. Anggaran subsidi untuk rakyat harus sampai dengan benar, Bulog sudah berjuang keras untuk amankan harga dan stok. Perusahaan harus taat kepada aturan dan mekanisme distribusinya.

“Saya ingatkan kepada para produsen Minyak Kita, jangan khianati dan mainkan harga sampai kepada rakyat. Bantu negara dan rakyat agar harga sesuai HET. Satgas pangan sebagai garda depan harus responsif melihat di mana jalur penyimpangan harga ini,” tutupnya.

Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/legislator-pks-cek-langsung-harga-minyak-kita-di-pasar-tradisional-produsen-jangan-nakal