Subang, Jalancagak.com Serikat Pemerintah Kota Jalur Gaza memperingatkan pada Jumat (19/6), layanan-layanan esensial berada di ambang keruntuhan total karena Israel terus memblokir masuknya pasokan-pasokan kritis.

Juru bicara Pemerintah Kota Gaza, Husni Muhanna mengatakan krisis ini telah melampaui kelangkaan bahan bakar dan mencapai tahap yang sangat berbahaya akibat hampir habisnya minyak industri yang dibutuhkan untuk mengoperasikan mesin-mesin dan peralatan pemerintah kota.

Ia memperingatkan bahwa penghentian layanan vital akan secara tajam memperburuk penderitaan kemanusiaan dan menimbulkan ancaman langsung terhadap kesehatan masyarakat.

Sumur-sumur air minum termasuk di antara fasilitas yang terancam berhenti beroperasi, yang berpotensi menghilangkan akses air aman bagi sebagian besar warga Palestina. Stasiun pemompaan limbah juga bisa berhenti berfungsi, meningkatkan bahaya air limbah meluap ke jalan-jalan dan lingkungan pemukiman.

Kendaraan pengumpulan dan pengangkutan sampah juga terancam berhenti beroperasi, yang dapat menyebabkan penumpukan lebih lanjut sampah padat serta penyebaran wabah dan penyakit menular.

Muhanna mengatakan sekitar 700.000 meter kubik sampah padat telah menumpuk di Kota Gaza, sementara pemerintah kota tidak memiliki kapasitas untuk menanganinya setelah serangan Israel menghancurkan sebagian besar peralatan dan kendaraan mereka.

Otoritas pemerintah kota menyerukan intervensi internasional yang mendesak untuk mengizinkan masuknya minyak industri dan pasokan penting lainnya yang dibutuhkan untuk mempertahankan layanan dasar dan mencegah bencana kemanusiaan yang semakin dekat.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/layanan-dasar-di-gaza-terancam-runtuh-akibat-blokade-israel/