Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
Kuwait menyatakan pihaknya mencegat rudal dan drone Iran.
Minggu (19/7/2026) Staf Umum militer Kuwait mengatakan pertahanan udaranya "menghadapi serangan rudal dan drone musuh" setelah "agresi Iran yang berdosa".
yang sebelumnya dikenal sebagai Camp Udairi, dan sistem radar pertahanan udara di Pangkalan Udara Ali Al Salem.
diberitakan bahwa militer AS menyatakan telah memulai serangan udara baru terhadap Iran untuk 'dengan cepat menghukum' negara itu karena telah membunuh anggota militer Amerika.
" kata Komando Pusat AS dalam sebuah unggahan di X.
CENTCOM mengumumkan sebelumnya bahwa dua anggota militer AS tewas dan satu hilang dalam pertempuran. Ini menandai korban jiwa militer Amerika pertama akibat tembakan Iran sejak Maret.
empat personel lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit di Yordania untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas prajurit AS yang tewas maupun rincian operasi pencarian terhadap personel yang hilang.
seperti dilansir AFP dan Egypt Independent, dilontarkan oleh seorang pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8580676/kuwait-klaim-cegat-serangan-drone-dari-iran