Subang, Jalancagak.com

Bobby Adhityo Rizaldi (BB), dan sejumlah orang lainnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. KPK mendalami terkait dugaan 'pengaturan' temuan audit BPK di Pemkab Muara Enim.

" kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

Budi mengatakan Bobby juga didalami terkait tersangka Angga. Namun dia mengatakan pemeriksaan Bobby dan Angga hari ini dilakukan secara terpisah.

juga penyidik mengonfirmasi berkaitan dengan pihak swasta saudara AG yang kemudian bisa memiliki akses ataupun kendali di dalam dugaan pengaturan audit pemeriksaan di BPKP untuk wilayah Muara Enim tersebut," ujarnya.

Budi mengatakan penyidik akan menunggu perkembangan penyidikan. Dalam perkara ini, Budi mengatakan penyidik juga menggali komunikasi tersangka Angga dengan kalangan internal BPK.

terlebih juga saudara BB kan baru pertama kali dipanggil diperiksa dan pasca pemeriksaan hari ini penyidik juga pasti masih akan menganalisis ya keterangan dari saudara BB ini dengan keterangan-keterangan saksi lainnya nanti konfirmasinya seperti apa kesesuaiannya bagaimana," kata Budi.

termasuk juga tentunya keterangan para pihak tersangka yang juga sudah memberikan keterangan dalam rangkaian proses penyidikan perkara ini, termasuk ketika dilakukan pemeriksaan awal pada saat peristiwa tangkap tangan," tambahnya.

KPK memeriksa Widhi Widayati selaku Dirjen PKN V BPK, Tuning Rahayu selaku Tenaga Ahli Anggota V BPK, Ahdony Asfiansyah selaku ASN BPK, dan Wahyu Tri Handoko selaku Kepala Sekretariat AKN V BPK. Mereka juga didalami terkait pengubahan temuan audit di Muara Enim.

termasuk juga dengan adanya pengubahan hasil temuan tersebut berpengaruh pada opini. Nah, ini mekanisme dan prosesnya itu seperti apa sehingga dalam pemeriksaan oleh penyidik hari ini didalami kepada para saksi tersebut," tuturnya.

Edison ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (8/6). KPK kemudian menetapkan Edison sebagai tersangka pada Selasa (9/6).

KPK menetapkan tiga orang lain sebagai tersangka seusai OTT itu. Berikut ini identitas para tersangka:1. Bupati Muara Enim, Edison2. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Abi Nurwardani.3. Keponakan Bupati, Adi Triyadi4. Marketing PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.

KPK menduga Edison menerima suap Rp 500 juta dari Cory. Suap diduga diterima lewat Abi Nurwardani.

Abi menerima setoran duit dari rekanan dinas lainnya di Muara Enim. KPK menyita duit sekitar Rp 1,9 miliar dalam perkara ini.

KPK melakukan OTT terhadap lima orang ASN BPK. KPK menyebutkan OTT ini masih terkait dugaan suap di Pemkab Muara Enim. KPK menduga Bupati Muara Enim memberi suap ke pihak BPK terkait temuan dalam pengadaan smart board.

6 miliar untuk mengubah hasil audit.

Berikut ini lima tersangka dalam kasus kedua Edison:1. Angga selaku pihak swasta2. Titin Rita Lestari selaku ASN atau Pengendali Teknis.3. Edison selaku Bupati Muara Enim4. Cory Erin Hardi selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi5. Fika selaku pihak Direktur PT Millenium Solusi Abadi.

KPK telah menggeledah rumah anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bobby Adhityo Rizaldi (BB). Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti dari penggeledahan tersebut.

hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara BB, yang berlokasi di wilayah Jakarta. Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7).

Simak juga Video 'KPK: Sesdikbud Muara Enim Terima Rp 500 Juta dari Pihak Swasta':

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8577522/kpk-cecar-anggota-bpk-soal-pengaturan-temuan-audit-di-kasus-bupati-edison