Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turunkan Psikolog untuk Korban Gempa NTT
Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turun tangan menangani dampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia meminta Kemenkes menjaga kesehatan mental masyarakat akibat stres terkena dampak gempa.
" kata Yahya kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
diare, penyakit kulit, leptospirosis, gangguan lambung, hingga gangguan mental akibat stres.
antara lain, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, penyakit kulit, leptospirosis, gangguan lambung dan gangguan mental akibat stres," ujarnya.
Politikus Golkar ini pun mendesak Kemenkes segera mengirimkan tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kemenkes juga diminta mengirimkan alat kesehatan ke wilayah terdampak.
warga di pengungsian rentan mengalami stres karena berada dalam kondisi serba kekurangan.
terutama bagi warga ditempat pengungsian," paparnya.
kondisi lingkungan yang tak sehat bisa meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 40 ribu orang mengungsi imbas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai Timur.
ada 40.040 jiwa, ini bukan menggambarkan kerusakan rumah, jadi perlu kita hati-hati menerjemahkannya, namun ini karena dampak psikologis yang dirasakan warga," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (18/8/2026).
tercatat ada 966 mengungsi di posko BPBD, namun ada sekitar 14 ribu yang mengungsi mandiri. Total tercatat sekitar 15.465 jiwa yang mengungsi di sana. Di lokasi tersebut tercatat 25 orang tewas dan 442 orang luka berat serta 513 orang luka ringan.
Lihat juga Video: Momen Kapolri-Titiek Soeharto Dengarkan Keluhan Korban Gempa NTT
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8624616/komisi-ix-dpr-minta-kemenkes-turunkan-psikolog-untuk-korban-gempa-ntt