Subang, Jalancagak.com

Jakarta (03/09) — Kampung Nelayan Merah Putih sebagai program nasional Presiden Prabowo di sektor perikanan kelautan harus terus dipercepat dan dikuatkan dalam sisi perencanaan dan pelaksanaan teknisnya. 100 titik yang sudah dibangun pada tahun 2025 atas instruksi Presiden Prabowo menjadi modal awal dan sebagai role model bagi KNMP yang dibangun 2026 dan 1.000 titik di 2027.

“KNMP ini gabungan antara spirit infrastruktur di kawasan pesisir dan ekonomi biru pada skala nelayan untuk melahirkan nelayan sejahtera dan laut lestari. Itu cita-cita besar yang harus terus disuntikkan kepada nelayan dan pengurus KNMP,” papar Riyono Caping, Anggota Komisi IV DPR RI.

Negara maju dan nelayan sejahtera selalu menempatkan nelayan sebagai aktor utama dalam proses pembangunan sektor maritim ini. Berbagai bentuk mulai dari layanan solar bersubsidi, pemberdayaan program ekonomi berbasis kelembagaan yang kuat, dan advokasi kepentingan nelayan kepada negara.

“Perlu terus disiapkan dengan matang pelaksanaan KNMP, proses fisik dan rencana bisnis harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul. Bisnis perikanan ini bisnis mental petarung yang harus siap dalam setiap kondisi. Rantai bisnis dalam satu kabupaten atau provinsi harus disiapkan agar jejaring KNMP semakin kuat,” tambah Riyono Caping yang juga Ketua DPP PKS Bidang Tani Nelayan.

Kesejahteraan nelayan mengalami sedikit kenaikan, 2024 di kisaran 102,45 poin dan 2025 naik menjadi 103,67 poin. Memang tidak mudah membuat nelayan modern dan sejahtera. Hampir 3 juta nelayan saat ini 90% hanya memiliki kapal di bawah 5 GT dengan pendidikan 90% tamatan sekolah dasar (SD).

“Lahirnya KNMP bisa menjadi sekolah bisnis dan sekaligus pasar nelayan yang akan mampu menggerakkan ekonomi pesisir dan pelaku usaha naik kelas,” tegas Riyono.

Nilai program KNMP yang sampai tembus angka Rp6 triliun untuk 1.000 titik di seluruh Indonesia menjadi komitmen Komisi IV agar betul-betul visi poros maritim dunia itu dirasakan oleh nelayan. Negara harus terus membersamai nelayan, maka penting sekali agar percepatan program ini akan mempercepat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

“Indonesia negara kaya akan sumber daya maritim, lahirnya KNMP akan menjadi salah satu pilar yang kompetitif untuk memulai dan memastikan sumber daya alam kita digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Riyono Caping.

Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/knmp-rp6-triliun-harus-berdampak-riyono-caping-nelayan-wajib-naik-kelas