SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan santunan Rp10 juta bagi keluarga korban meninggal dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Rencana bantuan itu disampaikan di Surabaya, Jumat (16/10/2026).

Khofifah menyatakan bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, meskipun dukungan materi tidak dapat menggantikan kehilangan anggota keluarga.

Empat korban meninggal ialah Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata, petugas Balai Besar TNBTS, serta relawan Wisnu Yuda Pratama dan Sefriel Ardiansyah. Kedua relawan tersebut bekerja sebagai karyawan hotel setempat.

Selain dukungan bagi keluarga korban, Khofifah menekankan keselamatan petugas dalam penanggulangan karhutla. Ia mengingatkan perlunya kesiapan dan koordinasi, disertai kewaspadaan ketika kondisi lapangan berubah.

Gubernur juga mengajak masyarakat menjaga kawasan hutan dan mewaspadai potensi kebakaran. Bagi personel yang masih bertugas, penekanan keselamatan itu menjadi bagian penting dari upaya mencegah kebakaran meluas tanpa mengabaikan risiko di lapangan.