Subang, Jalancagak.com Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengambil bagian dalam pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Gaza, Palestina, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.

Dalam sebuah pernyataannya di Jakarta, Selasa (5/5), Prof Sudarnoto menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan hanya bentuk solidaritas kemanusiaan, tetapi juga menjadi ladang amal bagi umat Islam.

Ia menyebut, setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki nilai besar di sisi Allah Ta’ala dan akan memberikan manfaat bagi masyarakat Gaza yang tengah menghadapi berbagai keterbatasan akibat blokade dan konflik berkepanjangan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat Indonesia dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bukti kuat hubungan emosional dan historis antara bangsa Indonesia dan Palestina.

Ia menilai, komitmen ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah abai terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih hidup dalam tekanan penjajahan.

Sudarnoto juga menekankan bahwa kepedulian terhadap Palestina tidak terbatas pada bantuan materi, tetapi juga mencakup dukungan moral dan doa.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menyuarakan keadilan bagi Palestina melalui berbagai cara, termasuk aksi sosial, edukasi, serta kampanye kemanusiaan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar perjuangan rakyat Palestina segera membuahkan kemerdekaan. Ia pun mendoakan agar bangsa Indonesia dapat terus menjadi bagian dari upaya global dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina, baik melalui jalur diplomasi maupun aksi kemanusiaan.

Ajakan ini sejalan dengan sikap resmi pemerintah Indonesia yang secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina di berbagai forum internasional. Indonesia juga aktif dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk pengiriman logistik, obat-obatan, serta dukungan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terdampak konflik.

Sejumlah lembaga kemanusiaan di Indonesia juga telah terlibat dalam berbagai program bantuan untuk Gaza, mulai dari distribusi pangan hingga layanan kesehatan darurat. Namun, kebutuhan di lapangan masih sangat besar, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu dan anak yang menjadi korban paling terdampak dalam situasi krisis.

Pembangunan fasilitas kesehatan seperti RSIA di Gaza sangat mendesak, mengingat terbatasnya layanan medis akibat kerusakan infrastruktur dan minimnya pasokan alat kesehatan. Kehadiran rumah sakit khusus ibu dan anak diharapkan dapat menurunkan angka kematian serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Pembangunan RSIA di Gaza merupakan bagian dari inisiatif kemanusiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan layanan kesehatan bagi ibu hamil, persalinan, serta perawatan anak di tengah kondisi darurat yang terus berlangsung. Pembangunan RSIA diharapkan menjadi simbol nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/ketua-mui-ajak-rakyat-indonesia-berperan-aktif-dalam-pembangunan-rs-ibu-dan-anak-di-gaza/