Kementan Catat Dukungan 86.023 Alsintan, Tekankan Kesesuaian dengan Lahan
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
JAKARTA — Kementerian Pertanian menyebut dukungan alat dan mesin pertanian pada 2026 mencapai 86.023 unit, terutama untuk kegiatan prapanen. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Selasa (20/10/2026), menempatkan mekanisasi sebagai langkah memperkuat produksi pangan nasional.
Peralatan tersebut diharapkan mempercepat pengolahan lahan dan penanaman, mengoptimalkan tenaga kerja, serta menekan biaya produksi. Amran menyebut modernisasi diperlukan di tengah perubahan iklim, bencana, keterbatasan tenaga kerja, dan alih fungsi lahan.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Andi Nur Alamsyah menekankan bahwa manfaat mekanisasi bergantung pada kecocokan alat dengan karakteristik lahan, komoditas, serta kebutuhan usaha tani. Dukungan peralatan perlu disertai pengelolaan dan pemanfaatan yang baik.
Perbedaan fungsi alat menjadi perhatian bagi petani. Menurut penjelasan Kementan, traktor roda empat mendukung pengolahan hamparan, sedangkan traktor roda dua dapat digunakan di lahan lebih sempit dan kondisi tertentu, termasuk terasering.
Pompa air membantu pengairan ketika pasokan air terbatas. Kementan menekankan modernisasi bukan hanya penyediaan mesin, melainkan memastikan teknologi digunakan sesuai kebutuhan petani agar manfaatnya berkelanjutan.
Kontributor : Haninas