Kemendiktisaintek Perkuat Laboratorium Kebencanaan di Kampus Rawan Bencana
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi memperkuat sejumlah perguruan tinggi di wilayah rawan bencana untuk mengembangkan laboratorium kebencanaan. Wakil Menteri Fauzan menyampaikan langkah tersebut di Banda Aceh, Senin (12/10/2026), seusai orasi ilmiah pada Milad Ke-65 Universitas Syiah Kuala.
Menurut Fauzan, laboratorium itu memiliki dua peran: mendukung riset dan pengembangan teknologi, serta menjadi tempat koordinasi bagi kampus-kampus di sekitarnya. Perguruan tinggi lain diharapkan dapat ikut terlibat dalam penanganan persoalan kebencanaan.
Fauzan mengharapkan kerja sama antarkampus memperkuat kontribusi pendidikan, penelitian, dan teknologi untuk mengurangi risiko bencana. Ia menilai penyelesaian masalah sosial sama pentingnya dengan pencapaian akademik.
Ia juga meminta kampus mempererat hubungan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan industri. Perguruan tinggi, menurutnya, merupakan bagian dari masyarakat dan perlu memberikan manfaat nyata, termasuk membantu kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Sumber: ANTARA