Subang, Jalancagak.com

NTB. Dalam kesempatan itu, Titiek menyampaikan apresiasi ke Polri.

panen raya, hingga groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Sembalun itu dilaksanakan pada Rabu (19/8/2026). Selain Sigit dan Titiek, kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Jenderal Sigit mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan kondisi dunia sedang tidak menentu sehingga Indonesia harus mandiri. Salah satunya ialah mandiri di bidang pangan.

karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindaklanjuti," ujar Sigit.

1 hektare yang tersebar di 17 Polda untuk mendukung swasembada bawang putih nasional. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program tersebut turut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan 2.257 petani.

penanaman bawang putih dilaksanakan secara serentak di 14 Polda pada lahan seluas 279,5 hektare. Penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026.

yakni 120 hektare dengan potensi produksi 1.200 ton. Selanjutnya, Polda Sumatera Selatan menanam pada lahan seluas 81 hektare dengan potensi hasil 810 ton, disusul Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi 445,8 ton.

Lampung, Sumatera Utara, NTT, Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulawesi Selatan, dan Jambi. Sementara, Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Barat, dan Polda Sulawesi Tengah akan melaksanakan penanaman pada September dan Oktober 2026 dengan menyesuaikan masa tanam serta kondisi cuaca.

1 hektare yang tersebar di 17 Polda jadi kalau memang ada kebijakan lagi untuk memperluas luasan ini, mumpung ada Ibu Ketua Komisi IV DPR (Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto) pasti akan bisa terlaksana. Karena beliau tinggal memerintahkan. Mumpung ada di depan beliau, kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita Bapak Presiden bisa kita eksekusi dengan baik," ujar Sigit.

Sigit bersama Titiek juga mengikuti panen raya bawang putih yang dilaksanakan pada lahan seluas 105 hektare di Sembalun. Kegiatan tersebut melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani dan diproyeksikan menghasilkan 1.050 ton bawang putih.

satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.

Polri memperkuat pendampingan kepada kelompok tani. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian bawang putih nasional. Penanaman bawang putih serentak di 14 Polda ini juga mendapat rekor MURI.

4 miliar dari Pemerintah Provinsi NTB.

hasil panen akan diserap oleh Bulog untuk memenuhi kebutuhan bibit yang akan ditanam kembali, sehingga peningkatan produksi dapat berjalan beriringan dengan kepastian pasar bagi petani.

Titiek Soeharto, memberikan apresiasi kepada Polri dan Kementerian Pertanian atas kerja keras dalam mendukung swasembada pangan, serta kepada Menko Pangan yang telah mengoordinasikan berbagai kementerian/lembaga sehingga program dapat berjalan secara sinergis. Menurut Titiek, momentum penanaman serentak harus menjadi awal dari gerakan yang konsisten dan berkelanjutan.

tetapi harus diikuti pembangunan ekosistem yang kuat, kepastian penyerapan hasil panen, tata niaga yang sehat, serta peningkatan kesejahteraan petani.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8625606/kapolri-dan-ketua-komisi-iv-dpr-juga-panen-raya-groundbreaking-gudang-pangan-di-ntb