Subang, Jalancagak.com

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyatakan menolak seruan rencana demo 27 Agustus mendatang. Hal ini menyikapi rencana aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang akan digelar di Gedung DPR RI.

" kata Ketua PP KAMMI Amri Akbar dalam jumpa pers di sebuah kafe di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).

Amri menyatakan tak sepakat dengan pernyataan dari AMPB yang berpotensi memantik hal di luar dugaan. Dia ingin semua menjaga ketertiban umum

kedaulatan simbol negara, serta keutuhan persatuan nasional yang tidak dapat dan tidak pernah kami tawar-menawar," kata dia. Mereka menegaskan menolak provokasi yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Mereka mengatakan ingin menjaga marwah demokrasi, kedaulatan negara dan persatuan bangsa.

kami menolak upaya provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata dia.

KAMMI menegaskan menolak segala bentuk manuver yang mengatasnamakan aspirasi rakyat namun berpotensi menjurus pada provokasi, tindakan koersif maupun ancaman terhadap simbol-simbol kenegaraan. Selain itu mereka menyebut pernyataan yang mengarah pada niat menyandera atau mengancam legislatif DPR RI merupakan bentuk eskalasi yang tidak dapat dibenarkan dalam alam demokrasi yang beradab.

merusak fasilitas negara, serta mengoyak rasa persatuan yang telah dirawat bangsa ini dengan susah payah," ungkapnya.

saudara-saudara kita di berbagai wilayah di Indonesia, di NTT sedang terkena musibah gempa, di Kalimantan sedang terkena kebakaran karhutla, sehingga konsentrasi kita sebagai anak bangsa sama-sama kita fokuskan untuk misi-misi kemanusiaan," imbuh dia.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8629421/kammi-tolak-rencana-demo-27-agustus-demi-ketertiban-umum