Kabar Duka Prof Maman Abdurrahman, Tokoh PERSIS Wafat, Tinggalkan Duka Mendalam bagi Ormas Islam Indonesia
Kabar meninggalnya ulama tersebut membawa duka mendalam bagi organisasi massa Islam dan berbagai kalangan umat Islam di Indonesia.
Beberapa ormas Islam menyampaikan belasungkawa atas kepergian ulama dan cendekiawan Muslim yang selama ini dikenal sebagai sosok pemersatu serta aktif membangun sinergi antarorganisasi Islam.
Prof. Maman dikenal sebagai tokoh memiliki komitmen kuat terhadap dakwah, pendidikan, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Selama berkiprah di Persis, almarhum dinilai konsisten mendorong kerja sama antarormas Islam dalam menghadapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.
Prof. Maman dikenal luas sebagai akademisi sekaligus ulama yang banyak memberikan kontribusi dalam pengembangan pemikiran Islam moderat dan berkemajuan.
Melalui berbagai forum ilmiah, ceramah, dan kegiatan organisasi, ia aktif menyuarakan pentingnya persatuan umat di tengah perbedaan pandangan yang ada di masyarakat.
Di bawah kepemimpinannya, Persis menjalin hubungan yang erat dengan berbagai organisasi Islam, termasuk Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Pendekatan dialogis yang dikedepankannya turut memperkuat kolaborasi lintas ormas dalam bidang pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat.
Kepergian Prof. Maman menjadi kehilangan besar bagi dunia dakwah dan pendidikan Islam Indonesia.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam mengenang almarhum sebagai pribadi yang rendah hati, terbuka terhadap perbedaan, serta memiliki perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda Muslim.
Nilai-nilai perjuangan, semangat persatuan, dan dedikasi yang diwariskan Prof. Maman Abdurrahman dapat terus menjadi inspirasi bagi umat Islam Indonesia.
Almarhum dikenang bukan hanya sebagai pemimpin Persis, tetapi juga sebagai tokoh yang berkontribusi dalam memperkuat ukhuwah dan harmoni di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/kabar-duka-prof-maman-abdurrahman-tokoh-persis-wafat-tinggalkan-duka-mendalam-bagi-ormas-islam-indonesia/