Jumlah Pasien Luka di Israel Meningkat, Capai 77 Orang dalam 24 Jam
Menurut Kementerian, jumlah total korban luka sejak dimulainya perang Amerika-Israel di Iran telah meningkat menjadi 9.119. Almayadeen melaporkan.
Peningkatan tajam ini terjadi di tengah intensifikasi operasi yang dilakukan oleh Iran, Lebanon, dan Yaman sebagai bagian dari kerangka Persatuan Front, sebagai tanggapan terhadap serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon selatan, dan Iran.
Kementerian juga melaporkan bahwa jumlah korban luka yang tercatat di front Lebanon saja, sejak gencatan senjata 8 April dengan Iran, telah meningkat menjadi 1.219.
Sementara itu, jumlah total korban yang dirawat di rumah sakit Israel sejak gencatan senjata 17 April dengan Lebanon telah mencapai 803, setelah penambahan 77 kasus baru yang tercatat selama sehari terakhir.
Angka-angka tersebut terus meningkat karena Perlawanan Islam di Lebanon terus melakukan serangan terhadap posisi militer Israel, dengan alasan serangan Israel yang berkelanjutan di wilayah Lebanon dan pelanggaran berulang terhadap perjanjian gencatan senjata.
Dalam perkembangan terkait, media Israel melaporkan citra satelit menunjukkan sebuah rudal Iran langsung menghantam Pangkalan Udara Ramat David.
Secara terpisah, empat tentara Israel terluka setelah mereka menjadi sasaran drone FPV di Lebanon selatan, demikian pengakuan tentara Israel pada Ahad (7/6).
Selain itu, Hizbollah melaporkan para pejuangnya menargetkan pengangkut amunisi Israel di dekat Qalaat al-Shaqif di Lebanon selatan. Secara total, empat kendaraan pengangkut kargo beroda rantai M548 (Alfa) dan sebuah kendaraan Humvee hancur dalam serangan ini, yang menyebabkan ledakan sekunder di daerah tersebut.
Selain itu, IOF pada Sabtu mengkonfirmasi kematian seorang kapten dari unit Egoz akibat luka serius yang diderita selama bentrokan di Lebanon selatan pada Kamis, serta tewasnya seorang tentara dari batalion Shaked dari Brigade Givati di daerah yang sama.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/jumlah-pasien-luka-di-israel-meningkat-capai-77-orang-dalam-24-jam/