BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan aplikasi Nyari Gawe untuk memperluas akses pekerjaan bagi warga, termasuk korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Data per 9 Oktober 2026 mencatat 24.085 lowongan dari 714 perusahaan serta 704.121 pencari kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat I Gusti Agung Kim Fajar menyampaikan langkah tersebut di Bandung, Rabu (14/10/2026). Pemerintah juga memfasilitasi pemenuhan hak pekerja dan penyelesaian persoalan hubungan industrial melalui dialog.

Untuk pekerja terdampak PHK, koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan diperkuat agar akses manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan dan Jaminan Hari Tua dapat didukung. Penanganan ini berjalan bersama upaya memperluas kesempatan kerja.

Pilihan peningkatan keterampilan mencakup pelatihan otomotif, menjahit, barista, pengelasan, manufaktur, operator forklift, dan pembuatan konten digital. Disnakertrans juga mengembangkan pelatihan keliling serta kewirausahaan di daerah.

Selain aplikasi, Bursa Kerja Online melalui akun TikTok Gubernur Jawa Barat telah berlangsung empat edisi. Program itu melibatkan 89 perusahaan dengan 5.768 lowongan pekerjaan.