Subang, Jalancagak.com Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir pada Rabu (17/6) menegaskan Israel tidak akan menghentikan pembongkaran rumah di Lebanon selatan, menyusul pernyataan Wakil Presiden AS JD Vance bahwa rancangan perjanjian dengan Iran mencakup Lebanon.

“Israel tidak dapat menghentikan pembongkaran rumah di Lebanon selatan. Kita sama sekali tidak dapat menghentikannya,” kata Ben-Gvir dalam komentar yang disiarkan oleh saluran Knesset. Anadolu melaporkan.

“Kita tidak dapat mengizinkan penduduk Lebanon selatan untuk kembali. Kita harus terus mengendalikan wilayah tersebut meskipun kita tidak setuju dengan (Presiden AS Donald) Trump, kita adalah negara merdeka,” tambahnya.

Dalam pernyataan pada Rabu pagi, Vance menyebut perjanjian dengan Iran “perdamaian regional,” dengan mengatakan bahwa perjanjian itu akan mencakup negara-negara Teluk, Israel, dan akan mencakup Lebanon.

“Gagasan dasarnya adalah bahwa ini adalah perjanjian perdamaian regional yang tulus,” tambahnya.

Ketegangan terus meningkat di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel meskipun ada kesepahaman baru-baru ini antara Washington dan Teheran, yang bertujuan untuk mengakhiri konflik militer mereka yang meletus setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Para pejabat Iran telah berulang kali mengatakan bahwa mengakhiri serangan Israel di berbagai front regional, khususnya di Lebanon, adalah salah satu tujuan utama dari nota kesepahaman yang diharapkan akan ditandatangani antara Teheran dan Washington pada Jumat.

Namun, para pejabat Israel telah mengindikasikan bahwa operasi militer di Lebanon akan terus berlanjut meskipun ada kesepakatan tersebut, sehingga menimbulkan keraguan tentang prospek de-eskalasi di front Lebanon.

Israel telah melancarkan serangan terhadap Lebanon sejak 2 Maret yang telah menyebabkan ribuan orang tewas dan terluka serta lebih dari 1 juta orang mengungsi, menurut angka resmi terbaru.

Israel menduduki wilayah Lebanon selatan, beberapa di antaranya selama beberapa dekade dan lainnya sejak perang sebelumnya antara tahun 2023 dan 2024. Selama serangan saat ini, pasukan Israel maju lebih dari 10 kilometer ke wilayah Lebanon.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/israel-tolak-hentikan-pembongkaran-rumah-di-lebanon-selatan/