Subang, Jalancagak.com Israel telah memperluas wilayah yang berada di bawah kendali militernya hingga sekitar 1.000 kilometer persegi di Jalur Gaza, Lebanon selatan, dan Suriah sejak pecahnya perang pada Oktober 2023.

Perluasan tersebut dilakukan melalui pembentukan zona penyangga dan penguasaan sejumlah kawasan strategis yang kini berada di bawah kontrol langsung militer Israel. Al-Jazeera melaporkan, Senin (15/6).

Laporan investigasi yang dipublikasikan Al Jazeera menyebutkan bahwa wilayah tambahan yang dikuasai Israel tersebar di tiga front konflik utama.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi keamanan jangka panjang untuk menciptakan area penyangga di sekitar perbatasan yang dianggap rawan terhadap serangan kelompok-kelompok bersenjata.

Di Jalur Gaza, Israel disebut telah menguasai lebih dari setengah wilayah enclave Palestina itu melalui pembangunan koridor militer, penghancuran kawasan permukiman, serta pembentukan zona terlarang yang membatasi akses warga sipil.

Kondisi tersebut semakin mempersempit ruang hidup penduduk Gaza yang telah berulang kali mengungsi akibat operasi militer dan serangan udara yang terus berlangsung.

Sementara di Lebanon selatan, pasukan Israel dilaporkan mempertahankan kehadiran mereka di sejumlah titik strategis meskipun upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik dengan Hizbullah masih berjalan.

Langkah tersebut menunjukkan keinginan Israel untuk mempertahankan pengaruh keamanan jangka panjang di wilayah perbatasan Lebanon.

Di Suriah, militer Israel juga memperluas keberadaannya di kawasan dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Pemerintah Israel beralasan bahwa langkah tersebut diperlukan untuk mencegah ancaman keamanan dari kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Iran dan aktor bersenjata lainnya yang beroperasi di wilayah tersebut.

Perluasan wilayah pendudukan ini berpotensi memperumit berbagai upaya penyelesaian konflik di Timur Tengah. Selain memicu ketegangan baru dengan negara-negara tetangga, perubahan kontrol wilayah di Gaza, Lebanon, dan Suriah juga dikhawatirkan akan semakin menghambat prospek perdamaian dan stabilitas jangka panjang di kawasan.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/israel-perluas-pendudukan-1-000-km-persegi-di-gaza-lebanon-dan-suriah/