Subang, Jalancagak.com

Pasukan Garda Revolusi Iran mengumumkan zona terlarang baru selain Selat Hormuz. Wilayah tersebut mencakup perairan yang membentang jauh melewati Selat Hormuz hingga ke Laut Arab.

Rabu (9/9/2026), Iran pertama kali mengumumkan zona terlarang tersebut pada awal pekan ini di tengah pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Oman mengenai rute pelayaran sementara yang melintasi selat itu.

Pasukan Iran telah membatasi lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz sejak dimulainya perang dengan Amerika Serikat (AS) pada 28 Februari. AS sendiri telah memberlakukan blokade balasan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

juru bicara Garda Revolusi, Hossein Mohebi, mengatakan bahwa zona terlarang tersebut akan mencakup "sebagian Laut Oman dan sebagian Laut Arab, di sepanjang rute yang mengarah ke Selat Hormuz".

kapal itu akan dikenai sanksi oleh kami," ujar Hossein Mohebi.

sebagai contoh, jika kapal tersebut nantinya ingin datang dan menggunakan Selat Hormuz, atau ingin mendapatkan layanan di suatu tempat-seperti asuransi atau layanan terkait lainnya-kami tidak akan memberikan layanan-layanan tersebut," lanjutnya.

sembari menegaskan bahwa tidak akan ada lagi sistem navigasi tanpa hambatan seperti sebelum perang.

pasukan Iran menyatakan telah menyerang 10 kapal yang mencoba melintasi Hormuz tanpa koordinasi. Kepala Keamanan Iran, Mohsen Rezaei, mengatakan pada Minggu bahwa AS setiap malam berupaya membantu lima atau enam kapal untuk melintas.

Mohebi mengatakan bahwa perang dengan Amerika Serikat dapat berakhir jika Washington menghentikan "ancaman-ancaman baru, menarik pasukan rezim Israel dari Lebanon, dan mengakhiri blokade terhadap Yaman".

serta menahan diri dari segala bentuk campur tangan terhadap kemampuan nuklir dan rudal negara tersebut.

Iran telah berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sampai AS memenuhi tuntutan tersebut.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8656225/iran-umumkan-zona-terlarang-baru-di-dekat-selat-hormuz-apa-saja