Subang, Jalancagak.com

Mohsen Rezaei, memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan menghadapi "strategi baru" dari Iran dalam perang yang terus berkecamuk di Timur Tengah.

dan membuat AS "tidak bisa keluar dari jurang neraka".

seperti dilansir Press TV dan AFP, Kamis (3/9/2026), Rezaei menyebut AS sedang melakukan "upaya putus asa".

Anda tidak hanya akan gagal keluar dari jurang neraka yang telah Anda ciptakan sendiri, tetapi Anda juga akan segera menyaksikan bagaimana strategi baru Iran, baik di medan pertempuran, dalam diplomasi, maupun dalam menghadapi blokade ekonomi, akan meruntuhkan fondasi Anda," tegas Rezaei dalam pernyataan yang ditujukan untuk AS.

yang dimulai pada Minggu (30/8), menghantam wilayah di sepanjang pesisir Iran, juga di sisi timur Selat Hormuz, serta sejumlah provinsi di wilayah barat, barat daya, dan selatan negara Syiah tersebut. Serangan ini mengakhiri jeda pertempuran yang berlangsung selama sebulan.

Laporan terbaru media pemerintah Iran menyebutkan bahwa sedikitnya 19 orang tewas dalam rentetan serangan AS baru-baru ini.

Iran bagian selatan, yang dilaporkan menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 68 orang lainnya. Para korban mencakup seorang bocah berusia empat tahun, seorang remaja, dan dua orang perempuan.

Esmael Baghaei, menyebut serangan AS itu sebagai "kejahatan perang".

seperti Kuwait, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Erbil, wilayah Kurdistan di Irak.

dengan menyatakan langkah semacam itu dilakukan "sesuai dengan hak dasar untuk membela diri". Teheran juga menyerukan negara-negara di kawasan untuk mencegah militer AS menggunakan wilayah mereka untuk menyerang Iran.

Simak juga Video 'Trump Usul Selat Hormuz Jadi Selat Trump!':

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8646801/iran-ancam-strategi-baru-hadapi-as-anda-tak-bisa-keluar-dari-jurang-neraka