Subang, Jalancagak.com Pemerintah Amerika Serikat untuk pertama kalinya mengungkap isi lengkap draf nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Iran yang disebut menjadi dasar menuju perjanjian damai permanen antara kedua negara.

Dokumen berisi 14 poin itu dibacakan oleh seorang pejabat senior AS kepada wartawan dan mencakup penghentian perang, pencabutan sanksi, program nuklir Iran, hingga pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Menurut dokumen tersebut, AS dan Iran sepakat menggunakan MoU sebagai kerangka awal untuk mencapai perjanjian final dalam waktu maksimal 60 hari. Jika tercapai, kesepakatan akhir nantinya akan diperkuat melalui resolusi mengikat Dewan Keamanan PBB.

Berikut 14 poin utama dalam draf kesepakatan versi AS yang diterbitkan Arabnews, Kamis (18/6).

Poin paling krusial dalam draf tersebut adalah komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dan janji AS untuk mencabut sanksi ekonomi secara bertahap.

Selain itu, pembukaan kembali Selat Hormuz diperkirakan akan berdampak besar terhadap stabilitas pasokan energi global dan harga minyak dunia.

Meski demikian, pejabat AS mengingatkan bahwa MoU ini belum merupakan perjanjian final. Washington dan Teheran masih dapat menarik diri dari proses tersebut apabila tidak tercapai kesepakatan mengenai tahapan pelaksanaan dan kewajiban masing-masing pihak selama masa negosiasi.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/ini-draft-lengkap-kesepakatan-damai-as-iran-versi-washington/