Ingin Berkembang? Mintalah Saran untuk Langkah Berikutnya
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
Selesai mengerjakan tugas, Anda tidak harus berhenti pada pertanyaan apakah hasilnya sudah bagus. Cobalah meminta saran tentang apa yang bisa dilakukan berbeda pada kesempatan berikutnya. Arah percakapannya bukan mencari pujian, melainkan menemukan langkah perbaikan.
Penelitian yang dipaparkan Harvard Business School menunjukkan bahwa meminta saran, alih-alih umpan balik, dapat menghasilkan masukan pengembangan yang lebih konkret. Permintaan itu mengarahkan pemberi masukan untuk memikirkan tindakan ke depan, bukan hanya menilai pekerjaan yang sudah lewat.
Sebagai contoh, setelah presentasi, tanyakan bagian mana yang sebaiknya diperjelas pada presentasi berikutnya. Ini contoh pertanyaan praktis, bukan kutipan narasumber. Dari jawaban yang diterima, Anda dapat memilih satu usulan yang relevan untuk dicoba, tanpa harus mengubah semuanya sekaligus.
Pendekatan ini memiliki batas. Manfaatnya lebih terlihat saat meminta gagasan untuk memperbaiki kinerja; hasilnya tidak sama ketika membahas kekuatan seseorang. Penelitian tersebut juga tidak mengukur apakah penerima benar-benar menerapkan saran atau merasakan manfaatnya.
Meminta saran bukan jaminan keberhasilan, tetapi dapat menjadi cara membuka percakapan yang lebih terarah. Evaluasi masa lalu tetap penting. Pertimbangkan saran sesuai kebutuhan Anda.
Sumber: Harvard Business School