Subang, Jalancagak.com Inggris telah mengumumkan bahwa tidak boleh ada keterlibatan ekonomi dengan pemukim ilegal Israel untuk pertama kalinya.

“Inggris terus mendukung perdagangan dengan Israel dalam batas-batas tahun 1967, tetapi menyatakan bahwa tidak boleh ada keterlibatan ekonomi dalam pemukim ilegal,” kata pemerintah.

Middle East Eye pada Selasa (9/6) melaporkan, Inggris juga akan memberlakukan sanksi baru terhadap jaringan yang membiayai dan memungkinkan serangan pemukim terhadap Palestina, dalam koordinasi dengan Prancis, Norwegia, Kanada, Selandia Baru, dan Australia.

Pemerintah Inggris mengatakan akan memberlakukan sanksi terhadap enam entitas dan satu individu.

Langkah-langkah baru ini masih jauh dari seruan lebih dari 230 anggota parlemen pekan ini untuk larangan penuh impor barang dari pemukim ilegal Israel.

Juni lalu, Inggris bersama beberapa sekutu juga memberikan sanksi kepada dua menteri sayap kanan Israel, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, atas “penghasutan kekerasan berulang mereka terhadap komunitas Palestina” di Gaza dan Tepi Barat.

Menurut kelompok hak asasi manusia Israel B’Tselem, Israel telah mengusir 59 komunitas Palestina, rumah bagi lebih dari 4.000 orang, sejak 7 Oktober 2023..

Pendapat Mahkamah Internasional pada tahun 2024 memutuskan pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal. Merupakan pelanggaran hukum internasional bagi kekuatan pendudukan untuk memindahkan penduduk sipilnya sendiri ke wilayah yang diduduki atau untuk secara paksa mendeportasi atau menggusur penduduk setempat.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/inggris-tolak-keterlibatan-ekonomi-dengan-pemukim-ilegal-israel-untuk-pertama-kalinya/