Inggris Peringatkan AS-Israel, Status Historis Al-Aqsa yang Harus Tetap Dihormati
London menegaskan bahwa pengaturan yang telah berlaku selama puluhan tahun harus tetap dihormati demi menjaga stabilitas dan mencegah eskalasi ketegangan di kawasan. Anadolu melaporkan, Jumat (5/6).
Pernyataan Inggris muncul setelah beredarnya laporan yang menyebut AS dan Israel tengah membahas skema baru pengelolaan kompleks Al-Aqsa yang berpotensi mengurangi atau bahkan mengakhiri peran Yordania sebagai pemegang perwalian situs suci Islam tersebut.
Pemerintah Inggris menilai setiap perubahan terhadap status quo di Yerusalem harus dilakukan melalui mekanisme yang sah dan disepakati oleh seluruh pihak terkait.
Hak perwalian Yordania atas Masjid Al-Aqsa telah diakui secara luas dalam berbagai kesepakatan internasional dan menjadi bagian penting dalam pengelolaan tempat suci di Yerusalem Timur.
Melalui Badan Waqf Islam, Yordania selama ini bertanggung jawab atas administrasi dan pemeliharaan kompleks Al-Aqsa, yang merupakan situs suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Kekhawatiran internasional meningkat karena laporan yang beredar menyebut adanya usulan pembentukan badan pengelola baru yang dapat membuka jalan bagi perubahan aturan ibadah dan tata kelola kawasan tersebut.
Sejumlah pihak memperingatkan bahwa langkah semacam itu berpotensi memicu ketegangan baru di Yerusalem, yang selama ini menjadi salah satu titik paling sensitif dalam konflik Palestina-Israel.
Dalam beberapa bulan terakhir, situasi di Al-Aqsa juga diwarnai meningkatnya aksi masuknya kelompok pemukim Israel ke kompleks masjid di bawah pengawalan aparat keamanan.
Pemerintah Yordania berulang kali mengecam tindakan tersebut dan menilai berbagai upaya yang mengubah status historis maupun hukum Al-Aqsa sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan internasional yang berlaku.
Sikap Inggris menunjukkan meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap masa depan Al-Aqsa di tengah konflik yang terus berkecamuk di kawasan.
Mereka menegaskan bahwa penghormatan terhadap status quo dan peran Yordania sebagai penjaga situs suci menjadi faktor penting untuk mencegah meluasnya ketegangan serta menjaga stabilitas politik dan keagamaan di Yerusalem.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/inggris-peringatkan-as-israel-status-historis-al-aqsa-yang-harus-tetap-dihormati/