Subang, Jalancagak.com Hind Rajab Foundation menyerukan kepada otoritas Amerika Serikat untuk menangkap seorang prajurit Israel yang juga memiliki kewarganegaraan AS, diidentifikasi dengan nama “Jake”, atas dugaan keterlibatannya dalam kejahatan perang dan penghancuran sistematis infrastruktur sipil di Gaza.

Kelompok hak asasi manusia tersebut mengatakan prajurit itu berada di Los Angeles untuk menghadiri acara Piala Dunia ketika mereka mengajukan permintaan kepada otoritas AS, demikian dikutip dari Palinfo, Kamis (18/6).

Menurut Yayasan tersebut, ini bukan pertama kalinya tuntutan hukum diajukan terhadap Jake. Kasus serupa pernah diajukan di Sri Lanka bulan lalu ketika prajurit itu sedang berlibur di sana.

Organisasi tersebut mengatakan pengaduannya didasarkan pada dokumentasi terperinci tentang dinasnya di tentara Israel, termasuk bukti aktivitasnya di Gaza yang bisa membuatnya terancam tuntutan internasional berdasarkan hukum yang mengatur pelanggaran serius terhadap warga sipil selama konflik bersenjata.

Prajurit tersebut dilaporkan bertugas di Batalyon 603 tentara Israel, sebuah unit yang menurut Yayasan tersebut memainkan peran sentral dalam menghancurkan infrastruktur sipil di Gaza sejak Oktober 2023.

Laporan-laporan hak asasi manusia mendokumentasikan sekitar 65 operasi pembongkaran yang diatribusikan kepada batalyon tersebut, yang menargetkan lingkungan pemukiman, masjid, serta fasilitas industri dan pertanian. Unit tersebut juga dituduh terlibat dalam penahanan ilegal warga sipil Palestina.

Yayasan tersebut mengatakan bahwa Jake secara langsung terkait dengan setidaknya satu operasi pembongkaran di Khan Younis selama Oktober dan November 2025.

Yayasan itu juga mengatakan bukti digital yang dikumpulkan dari akun media sosial pribadinya mencakup foto dan video yang menunjukkan dirinya dikerahkan dalam operasi militer di Khan Yunis dan Rafah.

Hind Rajab Foundation mendesak komunitas internasional dan peradilan AS untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran berat terhadap warga Palestina.

Yayasan itu berjanji akan terus mengejar para pelaku melalui jalur hukum dan mendokumentasikan pelanggaran yang terkait dengan perang Israel di Gaza, termasuk penghancuran infrastruktur vital dan rumah sakit, untuk mencegah mereka yang bertanggung jawab lolos dari pertanggungjawaban.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/hind-rajab-desak-as-tangkap-tentara-israel-atas-kejahatan-perang-di-gaza/