Subang, Jalancagak.com

Jakarta, - Seekor sapi beranatomi langka berhasil mencuri sorotan dalam ajang Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Hewan ternak ras Madura yang memiliki enam kaki asal Boyolali, Jawa Tengah, tersebut sukses menyabet peringkat pertama pada perlombaan kategori sapi unik.

Pemilik sapi, Femas Candra, mengungkapkan rasa bangganya saat dijumpai di sela-sela perlombaan, Minggu (4/10). 

Keanehan fisik berupa jumlah kaki yang melebihi kondisi normal menjadi faktor utama keberhasilannya meraih predikat juara.

"Alhamdulillah mendapat juara satu di kelas sapi unik di APPSI Piala Presiden. Ini dikategorikan unik karena berkaki enam. Ini dengan jenis ras Madura," kata Femas.

Femas sengaja memboyong sapinya menempuh perjalanan jauh dari Boyolali menuju Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong. 

Langkah itu diambil untuk memperlihatkan fenomena karakteristik fisik hewan ternak yang tidak lazim tersebut secara langsung kepada masyarakat luas.

Kehadiran sapi beranomali ini menjadi magnet tersendiri dalam nomor sapi unik yang diperlombakan pada Kontes Sapi APPSI edisi tahun 2026. 

Ajang bergengsi ini menjadi titik kumpul para peternak hingga penghobi sapi dari berbagai penjuru tanah air, seperti perwakilan Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, hingga Kalimantan.

Selain menghadirkan kelas unik, kompetisi ini turut memperlombakan beragam kategori guna mengadu kualitas varietas sapi unggulan dari tiap-tiap daerah.

Gelaran di Gelora Pakansari ini sekaligus difungsikan sebagai wadah berbagi pengetahuan serta transfer pengalaman di antara sesama peternak nasional. 

Pihak Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut baik inisiatif tersebut lantaran dinilai efektif dalam membangun jejaring antarpelaku industri peternakan sekaligus mempromosikan kekayaan potensi ternak Nusantara. (ant/dpi)

Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/471195-heboh-di-kontes-sapi-piala-presiden-hewan-ras-madura-berkaki-enam-ini-curi-perhatian-pemilik-buka-suara