Subang, Jalancagak.com

Amerika Serikat dan Iran saling bertukar serangan untuk pertama kalinya sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pekan lalu, sehingga meningkatkan ketegangan beberapa hari sebelum kedua belah pihak dijadwalkan bertemu untuk putaran perundingan berikutnya.

Militer AS mengatakan pihaknya melakukan serangan itu sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak terhadap kapal kargo sehari sebelumnya di Selat Hormuz. Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Iran melakukan serangan itu.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah proyektil menghantam dekat dermaga di kota Sirik dekat Selat Hormuz. Iran mengatakan pulau Qeshm juga terkena serangan.

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan pihaknya menargetkan lokasi di wilayah di mana pasukan AS dikerahkan sebagai pembalasan atas serangan terbaru pemerintahan Trump.

Inilah yang kita ketahui saat konflik memasuki hari ke-120.

Artikel Telah Tayang di : https://www.aljazeera.com/news/2026/6/27/iran-war-day-120-tehran-condemns-us-strikes-says-its-violation-of-mou