Subang, Jalancagak.com Harga minyak dunia kembali melemah dan menyentuh level terendah dalam tiga bulan terakhir setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman damai yang membuka jalan bagi normalisasi pasokan energi global.

Kesepakatan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah. Al-Jaeera melaporkan.

Pada perdagangan Kamis (18/6), harga minyak mentah Brent tercatat turun sekitar 2 persen ke level US$77,96 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah menjadi US$74,96 per barel.

Penurunan ini terjadi setelah pasar memperkirakan ekspor minyak Iran akan kembali meningkat seiring dibukanya kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Kesepakatan awal yang ditandatangani kedua negara memuat 14 poin dan menjadi dasar perundingan selama 60 hari ke depan.

Salah satu poin pentingnya adalah komitmen Iran untuk memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz serta pembahasan pelonggaran sejumlah sanksi yang selama ini membatasi ekspor minyak negara tersebut.

Meredanya ketegangan geopolitik telah menghilangkan sebagian besar premi risiko yang sebelumnya mendorong harga minyak melonjak tajam.

Beberapa perusahaan tanker bahkan mulai mempersiapkan kembali pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur yang selama konflik sempat mengalami gangguan dan memengaruhi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Lembaga keuangan global Goldman Sachs memperkirakan ekspor minyak Iran dapat kembali mendekati level normal pada akhir Juli 2026, sementara produksi penuh berpotensi pulih pada Oktober mendatang.

Namun, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa proses normalisasi pasokan tidak akan berlangsung instan karena masih terdapat tantangan logistik dan ketidakpastian politik yang dapat memengaruhi implementasi kesepakatan tersebut.

Tren penurunan harga minyak memberikan ruang bagi stabilitas fiskal dan menekan biaya energi. Sejumlah ekonom bahkan menilai penurunan harga minyak dunia dapat membuka peluang penyesuaian harga BBM nonsubsidi apabila tren pelemahan ini berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/harga-minyak-dunia-turun-pasar-sambut-damainya-as-iran/