Hamas: Penarikan Pasukan Israel dan Rekonstruksi Harus Jadi Bagian Kesepakatan Gaza
Sikap tersebut disampaikan dalam respons bersama faksi-faksi Palestina yang telah diserahkan kepada para mediator di Kairo, dalam pernyataan yang dirilis Ahad (14/6). Al-Mayadeen melaporkan.
Hamas menjelaskan bahwa respons tersebut merupakan hasil serangkaian pertemuan antara berbagai faksi Palestina dengan para mediator, yakni Mesir, Qatar, dan Turki, yang berlangsung di Kairo pekan lalu.
Pertemuan-pertemuan itu menghasilkan sikap nasional bersama mengenai langkah-langkah lanjutan untuk mengakhiri krisis di Gaza.
Faksi-faksi Palestina menyikapi usulan yang disampaikan para mediator secara positif dan penuh tanggung jawab. Namun, mereka menegaskan bahwa setiap kemajuan dalam proses tersebut harus menjamin hak-hak rakyat Palestina dan tidak mengabaikan kebutuhan mendesak warga Gaza yang terdampak perang.
Hamas juga menekankan pentingnya pelaksanaan penuh fase pertama kesepakatan yang telah dibahas sebelumnya, terutama terkait penghentian seluruh bentuk agresi Israel dan penerapan protokol kemanusiaan.
Gerakan itu menilai akses bantuan kemanusiaan yang memadai merupakan kebutuhan mendesak bagi jutaan warga yang menghadapi kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk.
Selain menuntut penarikan penuh pasukan Israel, Hamas menggarisbawahi perlunya pembentukan komite administrasi yang akan menangani urusan sipil di Gaza selama masa transisi. Mereka juga mendesak agar proses rekonstruksi segera dimulai guna memulihkan infrastruktur dan layanan dasar yang rusak akibat perang.
Keberhasilan setiap kesepakatan akan bergantung pada komitmen seluruh pihak terhadap pelaksanaannya di lapangan.
Menurut gerakan tersebut, penghentian agresi, penarikan pasukan Israel, dan rekonstruksi Gaza merupakan fondasi utama bagi terciptanya stabilitas serta pemulihan kehidupan masyarakat Palestina di wilayah itu.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/hamas-penarikan-pasukan-israel-dan-rekonstruksi-harus-jadi-bagian-kesepakatan-gaza/