Subang, Jalancagak.com

Ketum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melempar candaan ke Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di acara peluncuran bukunya. Bahlil menyebutkan buku karyanya ditandatangani basah oleh Presiden Prabowo Subianto yang belum tentu Cak Imin mendapatkan kesempatan tersebut.

Bahlil awalnya berterima kasih atas kesediaan Prabowo memberikan kata pengantar di dalam bukunya barunya yang berjudul '10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia'. Kata pengantar tersebut berkop negara dan ditandatangani basah oleh Prabowo.

di akhir daripada sambutan kami, kami jujur menyampaikan terima kasih yang mendalam karena Bapak sudah membuat kata pengantar di buku ini," kata Bahlil di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Pak Mensesneg makasih ya, ini kelihatannya tambah setoran kelihatannya ini. Kemudian tanda tangannya basah, Pak, ini semakin Golkar tidak bisa ke mana-mana," lanjutnya.

namun belum tentu memiliki buku yang ditandatangani langsung Presiden. Hal itu lantas mengundang tawa para audiens.

Cak Imin, sekalipun sudah jadi ketum partai lama belum tentu punya buku ditandatangani oleh Presiden. Itu belum tentu, Cak," ujarnya.

Bahlil mengatakan ucapannya itu hanya sekadar candaan. Bahlil menyebut candaan itu perpaduan gaya politik timur dan Jawa.

Tonton juga video "Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Atasi Pemadaman Listrik di Kalimantan"

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8609227/guyon-bahlil-ke-cak-imin-ketum-lama-belum-tentu-punya-buku-diteken-presiden