Gibran Bagikan Kipas Angin hingga Lampu ke Sekolah Terdampak Banjir Bandang Sumut
Jakarta, - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi SMA Negeri 1 Barus di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) pada hari ini.
Diketahui, kunjungan tersebut dalam rangka meninjau pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar) pada tahun lalu.
SMA Negeri 1 Barus menjadi salah satu sekolah yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang.
Gibran memastikan pemerintah pusat dan daerah mempercepat pemulihan pascabanjir bandang dan longsor. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan nyaman.
“Salah satu hal penting dalam pemulihan pascabencana adalah anak-anak bisa kembali belajar dengan aman, nyaman, dan tetap semangat mengejar cita-cita,” kata dia, Jumat (4/9/2026).
Lebih lanjut, dia juga menyalurkan beberapa barang untuk menunjang aktivitas sekolah pascabencana. Barang-barang itu meliputi buku, komputer, laptop, lampu, dan kipas angin.
Sebelumnya, pemerintah pusat menambah alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun untuk tiga provinsi terdampak banjir bandang di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan tambahan anggaran tersebut telah disetujui Presiden Prabowo Subianto pada Januari 2026.
“Bapak Presiden pada bulan Januari juga sudah menyetujui tambahan TKD kepada daerah-daerah tiga provinsi ini yang totalnya sebanyak Rp10,6 triliun,” ujar Qodari di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Dia menjelaskan tiga provinsi tersebut masing-masing menerima Rp1,6 triliun untuk Aceh, Rp2 triliun untuk Sumatera Barat, dan Rp6 triliun untuk Sumatera Utara.
“Ini dikawal agar digunakan oleh pemerintah daerah dalam rangka penanganan di wilayah masing-masing sesuai kemampuan mereka,” jelasnya.
Qodari lantas menjelaskan alasan Aceh menerima tambahan TKD paling sedikit dan Sumatera Utara mendapat paling banyak untuk tahun ini.
“Kenapa jumlahnya Rp10,6 triliun itu adanya di Sumut Rp6 (triliun) koma, Aceh Rp1,6 (triliun)?Itu sebetulnya anggaran tahun 2025 yang waktu itu dikurangi, dikembalikan lagi seperti semula,” bebernya.
“Sumatera Utara kenapa paling banyak? Karena lebih banyak dipotong waktu itu, otomatis dikembalikan lagi semula dia tambah banyak dapatnya,” tambah Qodari. (saa/muu)
Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/464870-gibran-bagikan-kipas-angin-hingga-lampu-ke-sekolah-terdampak-banjir-bandang-sumut