Embung Kebagusan Ditargetkan Beroperasi Februari 2027, Airnya Diusulkan untuk Warga
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan Embung Kebagusan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, beroperasi pada Februari 2027. Gubernur Pramono Anung juga mendorong pemanfaatan air embung untuk masyarakat saat meninjau proyek tersebut, Selasa, 13 Oktober 2026.
Anggaran sekitar Rp250 miliar mencakup pembebasan lahan dan infrastruktur. Embung seluas sekitar dua hektare itu menjadi bagian proyek tata air Jaktirta.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan bahwa lokasinya berada di daerah tangkapan air bagian hulu Kali Mampang. Pembangunan ditujukan untuk menurunkan debit banjir pada sistem Saluran Phb Joe, yang terhubung dengan Kali Mampang–Krukut, hingga sekitar delapan persen.
Bagi warga, embung juga disiapkan sebagai sarana publik dan ruang terbuka hijau. Pemanfaatan air masih berupa rencana kerja sama Dinas SDA dengan PAM Jaya untuk membangun instalasi pengolahan.
Pramono menyebut perhitungan tarif menjadi urusan PAM Jaya. Karena itu, rencana pemanfaatan air tersebut belum berarti layanan air untuk warga sudah tersedia. Ia berharap penanganan menyeluruh dapat mengurangi banjir, bukan menghilangkannya sepenuhnya.
Kontributor : Abu Haninas dan Tim Redaksi