Subang, Jalancagak.com

yang menolak dan mengkritik kesepakatan damai AS-Iran.

agar tidak semakin memperdalam keretakan hubungan antara Tel Aviv dan Washington beberapa waktu terakhir.

Yedioth Ahronoth, yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui informasi di Tel Aviv, seperti dilansir Middle East Monitor dan Anadolu Agency, Sabtu (20/6/2026), menyebutkan bahwa kalangan politik di Israel "terkejut" setelah Vance menyampaikan kritikan tajam secara terbuka.

" demikian dilaporkan Yedioth Ahronoth, pada Kamis (18/6).

Yedioth Ahronoth menambahkan bahwa pemerintah Israel juga memiliki untuk tidak menanggapi secara publik kritikan Vance tersebut.

" sebut Yedioth Ahronoth dalam laporannya.

kritikan tajam yang dilontarkan Vance itu ditafsirkan sebagai isyarat kemungkinan peninjauan kembali tingkat dukungan militer AS untuk Israel, jika kritikan publik terhadap kebijakan pemerintahan Trump terus berlanjut, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan elite politik Israel.

Kritikan tajam itu disampaikan Vance saat dia berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis (18/6) waktu setempat. Vance secara terang-terangan mengecam keras terhadap para pejabat Israel yang mengkritik nota kesepahaman (MoU) soal kesepakatan damai AS-Iran.

Vance juga memperingatkan Tel Aviv bahwa Washington merupakan "satu-satunya sekutu kuat" mereka yang masih tersisa di dunia dan bahwa persenjataan Israel dibayar oleh uang pajak AS.

saya mungkin tidak akan menyerang satu-satunya sekutu kuat yang saya miliki di seluruh dunia," tegas Wapres AS itu dengan nada marah.

Vance juga mengatakan bahwa beberapa anggota pemerintah Israel "secara pribadi menyerang Presiden Amerika Serikat". Dia kemudian secara eksplisit mengungkit soal bantuan militer besar-besaran yang telah dikucurkan AS kepada Israel.

dua pertiga dari senjata pertahanan yang telah melindungi tanah air Anda telah dibangun oleh tangan Amerika dan dibayar dengan uang pajak Amerika," tegasnya.

dan siapa pun di Israel yang berpikir masalah terbesar mereka adalah Presiden Amerika Serikat perlu bangun dan menyadari kenyataan situasi yang dihadapi negara tersebut," ucap Vance dalam pernyataannya.

Kritikan untuk MoU AS-Iran datang dari Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich.

juga menegaskan bahwa "Israel tidak tunduk kepada Amerika Serikat". Sedangkan Smotrich mengecam MoU itu sebagai kesepakatan yang "buruk bagi Israel dan bagi seluruh dunia bebas".

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8539772/elite-politik-israel-kaget-dikritik-wapres-as-terkait-mou-iran