Dua tewas, beberapa terluka dalam ledakan minibus di dekat Damaskus, Suriah
Setidaknya dua orang tewas dan lebih dari selusin luka-luka dalam ledakan di sebuah minibus penumpang di sebuah kota di pinggiran ibukota Suriah, Damaskus.
Empat belas orang terluka sejauh ini tercatat dalam ledakan yang terjadi di kota Jaramana pada hari Kamis, menurut pejabat dari Kementerian Kesehatan Suriah.
Najeeb al-Nassan, direktur Direktorat Rujukan, Ambulans dan Darurat di kementerian kesehatan, mengatakan kepada kantor berita negara SANA bahwa potongan tubuh telah ditemukan di tempat kejadian dan sedang ditangani oleh tim forensik.
Ledakan itu terjadi pada jam sibuk di Jalan Al-Rawda, jalan raya utama yang ramai di pusat Jaramana, Amr Al-Halabi dari Al Jazeera melaporkan dari tempat kejadian.
Seorang pejabat keamanan di lokasi mengatakan kepada koresponden bahwa perangkat tersebut telah ditanam di dalam kendaraan, yang hampir hancur seluruhnya, meskipun toko-toko di sekitarnya dan bus di dekatnya hanya mengalami kerusakan ringan. Warga dan petugas penyelamat bergegas ke lokasi kejadian.
Seorang jurnalis Associated Press di lokasi kejadian melihat salah satu jenazah ditarik dari reruntuhan.
Para saksi mata mengatakan kepada AP bahwa ada penumpang di dalam kendaraan yang meledak, dan ledakan tersebut mengguncang jalan komersial yang sibuk.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Jaramana terletak sekitar 4 km (2,4 mil) dari pusat Damaskus dan berfungsi sebagai pusat transportasi, dengan Jalan Al-Rawda yang menghubungkan kota ke Jalan Bandara dan Jalan Lingkar Selatan ke jantung ibu kota.
Koresponden Al Jazeera berbahasa Arab, Amer al-Abbad, yang melaporkan dari Damaskus, mengatakan ketegangan meningkat di kota itu dalam beberapa hari terakhir.
Dua hari lalu, aksi protes terbatas digelar di Jaramana menuntut pertanggungjawaban atas apa yang disebut warga sebagai pelaku pelanggaran di Kota Suwayda.
Ketegangan kembali berkobar semalam setelah pasukan keamanan menahan seorang pria yang dituduh mengagungkan simbol-simbol pemerintahan sebelumnya.
Jaramana, sebuah kota campuran Kristen-Druze di tenggara Damaskus, telah menjadi titik konflik sejak jatuhnya Presiden terguling Bashar al-Assad pada bulan Desember 2024. Bentrokan antara kelompok bersenjata Druze dan pasukan keamanan pemerintah meletus di sana pada awal tahun 2025, dan kekerasan sektarian yang mematikan pada bulan April dan Mei 2025 mendorong kesepakatan perlucutan senjata antara Damaskus dan para pemimpin Druze di Jaramana dan Suwayda.
Pengeboman ini merupakan yang pertama terjadi di kota tersebut sejak jatuhnya pemerintahan sebelumnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Damaskus dilanda serangkaian ledakan, termasuk satu ledakan di Istana Kehakiman, yang menurut pihak berwenang dilakukan oleh kelompok ISIL (ISIS).
Artikel Telah Tayang di : https://www.aljazeera.com/news/2026/8/6/blast-hits-vehicle-on-outskirts-of-syrias-damascus-state-media