Dua Pejabat PKS Banten Dihukum karena Keterlambatan di Kembara
SERANG, – Komitmen terhadap kedisiplinan menjadi salah satu nilai utama dalam kegiatan Kemah Bela Negara (Kembara) yang diselenggarakan Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) DPW PKS Banten di kawasan Gunung Malang, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, pada 10–12 Juli 2026.
Penerapan disiplin dalam kegiatan tersebut berlaku tanpa pengecualian, termasuk bagi pejabat publik yang mengikuti kegiatan.
Wakil Bupati Serang yang juga Ketua DPW PKS Banten, Najib Hamas, bersama Anggota DPRD Provinsi Banten, Budi Prajogo, menerima sanksi dari Divisi Disiplin Panitia setelah datang terlambat ke lokasi kegiatan.
Sesuai ketentuan yang berlaku, keduanya diminta menjalani hukuman ringan berupa 10 kali push up di hadapan panitia dan ratusan peserta Kembara
Panitia melalui Divisi Disiplin menjelaskan bahwa pemberian sanksi tersebut merupakan bentuk penegakan aturan sekaligus penegasan bahwa seluruh peserta wajib mematuhi tata tertib dan ketepatan waktu tanpa memandang jabatan maupun status.
Momen tersebut mendapat perhatian peserta karena menunjukkan bahwa seluruh peserta diperlakukan setara. Kesediaan dua pejabat publik untuk menjalani sanksi sebagaimana peserta lainnya dinilai menjadi contoh nyata bahwa kedisiplinan harus ditegakkan secara adil dan konsisten.
Menanggapi sanksi tersebut, Najib Hamas mengaku menghormati keputusan panitia. Menurutnya, konsekuensi atas pelanggaran disiplin memang harus diterima oleh siapa pun.
“Sebenarnya saya berharap sanksinya lebih menantang, misalnya push up 100 kali, tetapi tadi hanya 10 kali. Bagi saya, ini bentuk ketegasan panitia terhadap siapa pun tanpa memandang status, karena di sini kita semua sama sebagai peserta,” ujar Najib sambil tersenyum.
Kegiatan Kembara diikuti sebanyak 250 Anggota PKS Banten sebagai bagian dari proses kaderisasi yang wajib diikuti seluruh anggota utama, termasuk mereka yang saat ini mengemban amanah sebagai pejabat publik.
Melalui kegiatan tersebut, BKBN DPW PKS Banten berupaya memperkuat kedisiplinan, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat bela negara.
Panitia berharap keteladanan dalam menaati aturan, termasuk menghargai waktu, dapat menjadi budaya yang terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan amanah publik.
Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/terlambat-datang-dua-pejabat-publik-pks-banten-jalani-sanksi-di-kembara