Subang, Jalancagak.com

Jakarta, - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani berharap kegiatan belajar mengajar siswa tetap berlanjut di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, aktivitas sekolah tidak boleh terganggu meskipun sejumlah daerah terdampak asap karhutla.

Lalu mengatakan, Komisi X DPR telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait hal ini. Pihaknya juga telah menyampaikan usulan ini kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).

“Kami juga sudah menyarankan kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat yang terdampak karhutla ini, agar pertama pendidikan kita tidak terhenti,” ujar Lalu di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (2/9).

Meski demikian, dia mengusulkan agar kegiatan belajar tatap muka diganti menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau dengan cara yang lain.

“Apakah nanti mekanismenya melalui pembelajaran jarak jauh atau seperti apa, ya tentu sudah kami sampaikan,” katanya.

Di sisi lain, Lalu juga meminta agar kesehatan para siswa, guru, dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas yang harus diperhatikan.

“Yang menjadi prioritas adalah kesehatan para peserta didik, siswa-siswi kita maupun guru-guru kita yang ada di situ. Kesehatan menjadi faktor yang sangat penting sekali,” jelas Lalu.

“Di samping kita juga harus tetap memperhatikan dan menjamin proses belajar mengajar tidak terhenti oleh karena karhutla tersebut,” tambahnya.

Lalu berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera menyelesaikan masalah karhutla ini, sehingga aktivitas belajar mengajar tidak terganggu dengan asap.

“Sehingga siswa-siswi kita yang melaksanakan proses belajar mengajar termasuk guru-guru yang ada di sana juga bisa lanjut untuk melaksanakan proses belajar mengajar tersebut,” tandasnya. (saa/dpi)

Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/464476-dpr-harap-kegiatan-belajar-siswa-tidak-dihentikan-meski-karhutla-bisa-lewat-pjj